0 menit baca 0 %

Anak Saleh Aset Dunia Akhirat, Penyuluh KUA Singingi Hilir Sentuh Hati Ibu-Ibu Wirid Sungai Paku

Ringkasan: Kemenag (Kuansing) Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Singingi Hilir terus menunjukkan komitmennya dalam membina kehidupan keagamaan masyarakat. Pada Kamis, 18 Desember 2025, pukul 14.00 WIB hingga selesai, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Singingi Hilir, Ustadz Kholbi Hidaya...

Kemenag (Kuansing) Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Singingi Hilir terus menunjukkan komitmennya dalam membina kehidupan keagamaan masyarakat. Pada Kamis, 18 Desember 2025, pukul 14.00 WIB hingga selesai, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Singingi Hilir, Ustadz Kholbi Hidayat, S.Ag., MH, secara rutin melaksanakan kegiatan bimbingan dan pembinaan keagamaan kepada ibu-ibu wirid mingguan di Desa Sungai Paku, yang merupakan desa binaannya.

Kegiatan pembinaan yang berlangsung khidmat tersebut mengangkat tema Anak yang Saleh/ah Aset Dunia dan Akhirat Orang Tua . Dalam tausiyahnya, Ustadz Kholbi Hidayat menegaskan bahwa anak yang saleh dan salehah merupakan anugerah sekaligus investasi terbesar bagi orang tua, tidak hanya di dunia tetapi juga sebagai bekal di akhirat kelak.

Ia menjelaskan bahwa peran orang tua, khususnya ibu, sangat menentukan dalam membentuk karakter dan akhlak anak sejak dini. Pendidikan agama di lingkungan keluarga, keteladanan dalam ibadah, serta doa yang terus-menerus menjadi kunci lahirnya generasi yang beriman dan berakhlak mulia. Anak saleh bukan lahir secara instan, tetapi melalui proses panjang pendidikan, pembiasaan, dan doa orang tua, ungkapnya.

Ibu-ibu wirid mingguan Desa Sungai Paku tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Materi yang disampaikan dinilai sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari, terutama dalam menghadapi tantangan mendidik anak di tengah perkembangan zaman. Suasana pembinaan berlangsung hangat, diselingi dialog dan tanya jawab antara penyuluh dan jemaah.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin KUA Kecamatan Singingi Hilir melalui peran aktif Penyuluh Agama Islam dalam memperkuat pemahaman keagamaan masyarakat di desa binaan. Dengan pendekatan yang persuasif dan menyentuh, pembinaan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi ketahanan keluarga dan pembentukan generasi masa depan yang berkualitas.(MB)