Pekanbaru (Inmas), Di dunia
ini, bila kita amati banyak sekali orang yang bersikap sombong. Entah itu
karena jabatan, kekayaan, harta maupun kelebihan fisik yang ia miliki. Orang
kaya yang sombong sering kali merasa bahwa harta yang dimilikinya adalah hasil
dari jerih payahnya, hasil dari kerja kerasnya mengumpulkan harta, tanpa
menyadari bahwa kekayaan yang ia miliki sesungguhnya adalah pemberian dari
Allah. Hal ini disampaikan oleh Ana Riana, S.Ag, Penyuluh Agama Islam Kantor
Kemenag Kota Pekanbaru pada diskusi rutin mingguan di masjid Ikhlas Beramal.
Senin (09/10).Â
Sesungguhnya ancaman dan
hukuman Allah bagi orang-orang yang sombong tidaklah main-main. Pada kesempatan
tersebut ia menerangkan 2 (dua) contoh saja. Pertama:Hidupnya diliputi
kecelakaan dan kehinaan. Allah memberikan beberapa contoh didalam al-Qur an
yang mengisahkan kehidupan orang-orang sombong, yang berakhir dengan kenistaan,
kecelakaan dan kehinaan. Sebut saja Fir aun yang ditenggelamkan Allah di laut
Merah, Khorun yang ditelan bumi. Dalam hadits disebutkan Malaikat Jibril
menyumbat mulut Fir aun dengan pasir, khawatir kalau-kalau akan mengucapkan:
Laa Ilaha illallah. (HR. Turmudzi, Ahmad, at-Thabari).
Kedua: Dijauhkan dari Surga
dan dimasukkan ke Neraka. Hal ini sebagaimana disebut dalam hadits Tidak akan
masuk surga orang yang didalam hatinya terdapat seberat biji sawi kesombongan
(HR. Muslim). Ungkapnya. (Idris)