0 menit baca 0 %

Alur Pembuatan Scan Biometrik Untuk Visa Jemaah Umrah, Baca Disini

Ringkasan: Riau (Inmas) Rekam biometrik akan dijadikan salah satu syarat wajib calon jamaah untuk mendapatkan visa masuk ke Arab Saudi. Permohonan visa calon jemaah akan ditolak oleh Kedubes, yang menyebabkan jemaah bisa gagal berangkat, kalau tidak memiliki berkas biometrik.

Riau (Inmas) – Rekam biometrik akan dijadikan salah satu syarat wajib calon jamaah untuk mendapatkan visa masuk ke Arab Saudi. Permohonan visa calon jemaah akan ditolak oleh Kedubes, yang menyebabkan jemaah bisa gagal berangkat, kalau tidak memiliki berkas biometrik. Rekam biomterik ini di naungi oleh VFS Tasheel  Indonesia. Perusahaan ini disinyalir tersebar di 34 kantor di seluruh Indonesia, dimana saat ini mereka masih menumpang kantor di Kantor kantor pos pada masing masing ibukota Provinsi. “Jadi bagi calon jemaah yang ingin melakukan rekam biomterik dapat mendatangi kantor pos di ibukota provinsi masing masing”, jelas Abdul wahid selaku Kepala Seksi Pembinaan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Riau melalui sambungan via seluler, Rabu (19/12) sekitar pukul  16.05 WIB.

Abdul wahid memaparkan proses pembuatan visa untuk kea Arab Saudi ini harus melampirkan bukti biomterik yang dibubuhi sidik jari, pengenalan wajah, DNA, telapak tangan, geomteri tangan, pengenalan iris (yang sebagian besar telah diganti retina), dan bau/aroma-wikipedia terhitung 17 Desember 2018. Untuk wilayah Riau rekam biometrik ini dipusatkan di Jalan Adisucipto No 01 Maharatu, Marpoyan Damai Sidomulyo Kota Pekanbaru, dengan melampirkan syarat seperti Appointment letter (bukti registrasi) print out pendaftaran antrian online, paspor asli, kartu identitas (KTP/SIM), biaya pelayanan tunai.

Dalam proses rekam bometrik ini calon jemaah dikenakan biaya sebanyak 115.000, sebut Abdul Wahid. Sedikitnya ada tujuh tahapan yang harus dilalui dalam proses rekam biometrik, yaitu :

   - Jemaah mendaftarkan umroh ke travel dengan membawa paspor yang masih berlaku

   - Kemudian pihak adm travel melakukan Janji Temu di website VFS. Kemudian dilakukan pencetakan form Janji Temu

   - Kemudian jemaah datang ke VFS dengan membawa paspor asli, KTP, dan form Janji temu dari travel yang docetak diwebsite VFS.

   - Jemaah melakukan pembayaran melalui kasir (harus antri) atau launge (tidak perlu ngantri)

   - Jemaah melakukan pembayaran melalui CS dan langsung Biometrik (Info Baru)

   - Kemudian setelah jemaah melakukan proses Biometrik paspor dikembalikan lagi ke jemaah dengan diberikan bukti bahwa jemaah tersebut sudah melakukan proses biomterik.

   - Kemudian jemaah datang ke travel kembali dengan menyerahkan paspor asli dan bukti bahwa sudah melakukan Biometrik melalui VFS.(vera/adi/anto)