0 menit baca 0 %

Alot, Rapat Evaluasi Embarkasi Haji dan Persiapan Debarkasi EHA Riau Kupas Ini

Ringkasan: Riau (Inmas) - Pemberangkatan jamaah calon haji (calhaj) kelompok terbang (kloter) terakhir yang bergabung pada kloter BTH 29 dari Embarkasi Haji Antara Riau sudah dilaksanakan pada Jumat (02/08).Setelah pemberangkatan kloter terakhir, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi  melakukan r...

Riau (Inmas) - Pemberangkatan jamaah calon haji (calhaj) kelompok terbang (kloter) terakhir yang bergabung pada kloter BTH 29 dari Embarkasi Haji Antara Riau sudah dilaksanakan pada Jumat (02/08).

Setelah pemberangkatan kloter terakhir, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi  melakukan rapat evaluasi pemberangkatan calhaj EHA Riau. Turut hadir pejabat forkopimda provinsi Riau, Bupati Inhil diwakili Asisten II Setda Kabupaten Inhil, Kepala Kankemenag Kabupaten /kota, PPIH se-Riau, serta seluruh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji di EHA Riau.

Wakil Ketua I PPIH Embarkasi/ Debarkasi EHA Riau, Dr Mahyudin MA mengatakan, rapat evaluasi digelar pasca diberangkatkan calhaj kloter BTH 29 dari Bandara Hang Nadim Batam menuju Jeddah 

Rapat evaluasi pemberangkatan dari seluruh bidang berlangsung alot dari awal hingga siang jelang Dzuhur.

Lebih lanjut Mahyudin menyatakan rapat evaluasi untuk mengevaluasi titik titik lemah selama penyelenggaraan ibadah haji di EHA Riau. Tujuannya tak lain untuk memperoleh input dari bidang dari PPIH, termasuk dari kabupaten/kota. "Ini harus menjadi catatan untuk perbaikan kedepan", katanya.

Kedua terkait debarkasi atau pemulangan jemaah haji kloter kedua Embarkasi Batam kloter pertama provinsi Riau akan tiba di pada Tanggal 19 Agustus 2019.

"Juga membahas persiapan penyambutan kloter awal yang datang ke Asrama Haji, yang diperkirakan mulai datang pada 19 Agustus 2019," katanya.

Ia menerangkan, panitia juga akan mempersiapkan Asrama Haji untuk menyambut kedatangan kloter pertama dari Arab Saudi. 

"Jadi tidak ada transit lagi, jamaah tidak menginap lagi, jadi ke sini (Asrama Haji) hanya istirahat, setelah sholat shubuh dan sarapan jamaah langsung dijemput PPIH menuju Daerah masing masing," ujarnya.

Pada rapat itu juga dikupas dan dievaluasi  terkait penerbangan dan hal-hal terkait koordinasi antar panitia. Selain itu pada musim haji tahun ini masih ada barang-barang milik jamaah yang disita. Barang-barang yang tidak boleh dibawa jamaah calon haji ternyata masih ada yang membawanya ke Asrama Haji.

Kemudian terkait kesehatan, imigrasi, bea cukai dan pembinaan juga dievaluasi secara rinci "Ada beberapa catatan yang perlu disempurnakan untuk tahun depan," ujarnya. Tak lupa Ia juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh panitia yang telah berkontribusi selama proses kedatangan jemaah hingga pemberangkatan ke tanah suci.

Sementara itu Wakil Ketua II Ahmad Syah Harofi menyatakan rasa syukur atas berakhirnya keberangkatan jemaah haji Riau ke tanah suci. 

“Alhamdulillah sejak pagi rapat berlangsung alot hingga pukul 12.00 siang. Dimana selepas jemaah EHA Riau berakhir kita terbangkan tadi pagi dalam kloter BTH 29 bergabung dengan Kepri dan Kalbar”, sebutnya.

Tercatat jumlah jemaah yang berangkat termasuk petugas adalah 5385 terdiri dari 5325 jemaah dan 60 petugas kloter.

Ahmad Syah Harofi menjelaskan rapat evaluasi tersebut bertujuan untuk perbaikan kedepan terkait fasilitas, pelayanan, pelaksanaan komunikasi dan sebagainya. Termasuk rencana kepulangan jemaah haji tahap pertama yang dimulai 19 Agustus mendatang.

"Hampir semua jemaah tiba di Pekanbaru pukul 02.00 atau 03.00 dini hari, dan sampai di asrama sekitar pukul 04.00-05.00,  jemaah sholat shubuh disini, setelah sholat shubuh mereka sarapan", terangnya.

Mereka akan kembali ke daerah masing masing di jemput PPIH masing masing Kabupaten/kota. (vera)