Pekanbaru
(Inmas) Masalah Akreditasi Madrasah, Laporan Bulanan Madrasah
dan Akselarasi UKS/M di Madrasah merupakan program mendesak yang menjadi prioritas
utama Seksi Kelembagaan dan SIM Bidang Penmad Kanwil Kemenag Prov.Riau saat
ini, hal ini disampaikan oleh Kasi Kelembagaan dan SIM H. Herra Firmansyah,
S.Ag kepada Inmas diruangnya pada Selasa (26/09).
Mengenai Akreditasi
Madrasah, kami meminta usulan dari Kab/Kota se-Provinsi Riau agar mendata madrasah
yang ada di daerah masing-masing yang sudah mau habis masa akreditasinya atau
yang belum terakreditasi yang sudah saatnya untuk diakreditasi dan menyampaikan
usulan tersebut ke Seksi Kelembagaan Bidang Penmad selanjutnya akan kami
usulkan ke BAP Prov.Riau untuk dilakukan akreditasi, perlu diingat bahwa
akreditasi madrasah sangat menentukan nasib siswa madrasah kedepan, oleh sebab
itu kami harapkan kepada seluruh Kasi Madrasah kab/kota agar memperhatikan
betul permasalahan ini, jangan sampai ada madrasah yang mengatakan tidak siap
untuk diakreditasi padahal mereka sudah wajib diakreditasi, papar Herra
Berkenaan dengan laporan bulanan
madrasah, kita sangat perlu laporan tersebut untuk sinkronisasi data dan
perkembangan madrasah untuk pemetaan program, data merupakan sumber perencanaan
dalam penganggaran, kevalidan data sangat menentukan keakuratan perencanaan,
dengan adanya laporan bulanan tersebut kita bisa melihat progres perkembangan
madrasah sehingga data yang ada pada kita bisa menjadi pembanding dengan data
pada Seksi Kurikulum tentang UN, begitu juga dengan data yang ada pada Seksi
Sarana untuk memantau sarana madrasah, begitu juga dengan data pada Seksi PTK
tentang perkembangan tenaga pendidik dan kependidikan, kita harap laporan
bulanan tersebut disampaikan ke Seksi Kelembagaan Bidang Penmad oleh Kasi
Madrasah Kab/Kota, urai Herra
Adapun mekanisme penyampaian
laporan bulanan tersebut adalah madrasah menyampaikan laporan bulanan ke Seksi
Penmad/Pendis Kabupaten/kota dan Kasi kab/kota menyampaikan laporan tersebut ke
Seksi Kelembagaan Bidang Penmad secara triwulan, adapun laporan triwulan
tersebut dalam bentuk soft copy saja agar di Kanwil bisa merekabnya secara elektronik,
papar Herra.
Berkaitan dengan program
Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah di madrasah, berdasarkan pertemuan kami dengan
Tim Pembina UKS/M (TP.UKS/M-red) Provinsi Riau di Biro Kesra Kantor Gubernur
Riau, pada tahun 2017 tidak dilaksanakan Lomba Sekolah Sehat (LSS-red) tingkat
Prov.Riau oleh Dinas Pendidikan Prov.Riau dikarenakan tidak tersedianya
anggaran sebagaimana biasanya, namu untuk LSS Nasional tahun2018 tetap
dilaksanakan, oleh sebab iu kami berharap madrasah siap ditunjuk untuk mewakili
Riau dalam LSS Nasional 2018, kami sangat mendukung jika madrasah siap mewakili
Riau tersebut namun kondisi madrasah harus betul-betul menerapkan Trias UKS/M
yaitu memiliki Lingkungan Sehat dan menerapkan pola hidup sehat di madrasah,
UKS/M merupakan implementasi ajaran Islam terhadap kebersihan adalah sebahagian
dari iman, sebagaimana kita ketahui bersama bahwa 2 tahun terakhir Madrasah
Riau telah berhasil mengharumkan Riau di kancah nasional, kedepan kita akan
tingkatkan lagi dengan bisa mengirimkan madrasah lainnya mewakili Riau di
tingkat nasional, semoga Kasi madrasah dan kepala madrasah daerah bisa memahami
keinginan kita ini, pungkas Herra.(AZ)