0 menit baca 0 %

Akibat Banjir, Sudah 3 Hari Proses Belajar Mengajar Di MTs Pulau Rambai Lumpuh Total

Ringkasan: Kampar (Inmas) Akibat banjir, sudah tiga hari proses belajar mengajar di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Pulau Rambai, Lumpuh Total . Demikian disampaikan Syafrizal kepada Humas Kemenag Kampar Gustika Rahman SPdI, hari rabu (12/12/2018) diruang kerjanya.Syafrizal mengatakan, terendamnya  MTs Pulau Rambai...

Kampar (Inmas) – Akibat banjir, sudah tiga hari proses belajar mengajar di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Pulau Rambai, Lumpuh Total . Demikian disampaikan Syafrizal kepada Humas Kemenag Kampar Gustika Rahman SPdI, hari rabu (12/12/2018) diruang kerjanya.

Syafrizal mengatakan, terendamnya  MTs Pulau Rambai ini diakibatkan tingginya curah hujan dan dibukanya 5 pintu PLTA Koto panjang pada hari minggu kemaren. Seperti yang kita ketahui bersama, pihak Manajemen Unit Layanan PLTA Koto Panjang memutuskan untuk kembali menambah tinggi buka pintu pelimpah (spillway gate) 5 pintu x 120 cm, Tambah tinggi Buka Pintu : 5 pintu x 150 cm

Dengan di tambahnya tinggi buka pintu pelimpah, maka outflow pintu pelimpah (spillway gate) sebesar 1085 m3/detik dan di tambah outflow turbin sebesar 349 m3/detik (total outflow 1434m3/detik) di prediksi akan berdampak naiknya tinggi muka air sungai kampar antara 50 - 80 cm dari saat sekarang.

Oleh karena itu, saat ini banjir masih menggenangi Madrasah kita, dengan ketinggian mencapai 60 cm atau setinggi lutut orang dewasa. Banjir ini terjadi sejak hari senin kemarin sampai dengan hari ini, pungkas Syafrizal. (Ags/Usm)