0 menit baca 0 %

Aidil Amin Alumni Ponpes Islamic Center Alhidayah Kampar Jadi Inspektur Upacara Hari Sumpah Pemuda

Ringkasan: Kampar (Inmas) - Letkol Inf Aidil Amin SIP, Alumni Pondok Pesantren (Ponpes) Islamic Center Alhidayah Kampar, yang juga merupakan Dandim 0313/KPR, dipercaya menjadi Inspektur atau Pembina Upacara peringatan hari sumpah pemuda ke-91 tahun 2019 tingkat Kab.

Kampar (Inmas) - Letkol Inf Aidil Amin SIP, Alumni Pondok Pesantren (Ponpes) Islamic Center Alhidayah Kampar, yang juga merupakan Dandim 0313/KPR, dipercaya menjadi Inspektur atau Pembina Upacara peringatan hari sumpah pemuda ke-91 tahun 2019 tingkat Kab. Kampar, hari senin (28/10/2019), dilapangan Pelajar Bangkinang.

Aidil Amin ini merupakan seorang ninik mamak di Kecamatan Kampar bergelar Datuok Palo Panglimo Kampa. Ia pernah menduduki sejumlah jabatan, diantaranya sebagai komandan Pleton hingga komandan Kompi di Kodam Jaya. Beliau juga pernah dipercaya sebagai Komandan Rayon Militer di Tangerang. Selanjutnya, dipromosi menjadi Wakil Komandan Distrik Militer. Karirnya berlanjut ke Kodam II Lampung Timur menjadi Perwira Penghubung.

Tak lama, ia diberi posisi sebagai Wakil Danyon 144/Jaya Yudha, Bengkulu. Kemudian ditarik ke Mabes TNI menjadi Staf Teritorial AD sebelum ditugaskan sebagai Paban Madya Bidang Operasional Kodam I/BB dan menjabat Kepala Staf Pribadi Pangdam I/BB, Kemudian  menjadi Danyonif 132 BS.

Dalam amanatnya, Aidil membacakan langsung pidato Menpora dalam peringatan hari sumpah pemuda ke-91 tahun 2019. Yang mana Hari Sumpah Pemuda ke-91 kali ini mengambil tema "Bersatu Kita Maju". Tema Bersatu kita Maju sesungguhnya diperuntukan untuk seluruh elemen bangsa, tetapi bagi pemuda menjadi keharusan karena di tangan pemudalah Indonesia bisa lebih maju. Pemuda untuk indonesia maju adalah pemuda yang memiliki karakter, kapasitas, kemampuan inovasi, kreativitas yang tinggi, mandiri, inspiratif serta mampu bertahan dan unggul dalam menghadapi persaingan dunia. 

Pada saat ini di belahan dunia telah lahir generasi mudah yang memiliki pola pikir yang serba cepat, serba instan, lintas batas, cenderung invidualistik dan gramatik. Canggihnya ilmu pengetahuan dan teknologi serta mudahnya akses terhadap sosial media, telah menjelma menjadi tempat favorit berkumpulnya anak-anak muda lintas negara, lintas budaya, lintas agama, dan interaksi mereka di sosial media berjalan real time 24 jam. Disinilah diharapkan peran pemuda dapat bersaing dalam bentuk apapun tentunya dalam hal yang positif. Pemuda adalah masa depan bangsa dan negara, pemuda juga harapan bagi dunia, pemuda indonesia harus maju dan berani menaklukkan dunia, saya berharap kedepan akan banyak muncul tokoh-tokoh muda yang mendunia, pungkas Aidil. (Ags/Usm/Mjs)