Pekanbaru (Inmas) - PT. Pandi Kencana Murni Tours dan Trvael Umroh dan Haji Plus Cabang Pekanbaru mengadakan Silaturahmi dan Ramah Tamah dengan Ka.Kanwil Kemenag Prov. Riau, Drs. H. Ahmad Supardi, MA yang menjabat juga sebagai Pembina Tours and Travel kenamaan ini, Senin (30/1), di Hotel Zaira. Pada acara ini hadir juga Rektor Pasca Sarjana UIN Suska Riau yang juga merupakan Ketua MUI Kota Pekanbaru, Prof. Dr. H. Ilyas Husti, MA, Kabid Penyelenggara Haji dan Umrah yang diwakili oleh Kasi Pemberdayaan Umroh, Drs. H. Asril, Jajaran Direktur PT PAKEM serta jamaah dan calon jamaah.
Pada sambutannya, Ahmad Supardi, menerangkan 3 poin utama mengenai travel haji plus dan umroh dan KBIH yaitu yang pertama bahwa keberadaan travel sangat mempermudah tugas-tugas Kementerian Agama sama halnya dengan KBIH, kemudian yang kedua travel dan KBIH sangat membantu Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan kepada calon jamaah dari sisi pihak swasta.
"Penyelenggaraan Haji dan Umroh dapat dilaksanakan oleh 2 pihak yaitu yang pertama dari pemerintah dalam hal ini merupakan tanggungjawab dan wewenang Kementerian Agama itulah yang dinamakan haji reguler, sedangkan yang kedua pihak swasta yaitu tour dan travel yang menyelenggarakan Haji Plus dan Umroh dan travel ini pun tidak semuanya tetapi travel yang sudah memiliki izin resmi dari Kementerian Agama," papar Ahmad Supardi.
Beliau pun melanjutkan bahwa saat ini masih banyak masyarakat yang percaya dengan travel bodong melalui iming-iming biaya yang murah. Hal inilah yang sangat menyesatkan, banyak jamaah yang tertipu bahkan terlantar pada saat melaksanakan ibadah umroh dan haji plus.
"Maka dari itu saatnya kita semua mensosialisasikan dan menginformasikan kepada masyarakat mengenai travel-travel resmi yang sudah memiliki izin dalam pemberangkatan umroh dan haji plus agar masyarakat tidak terjebak travel tidak resmi," Ahmad Supardi mengingatkan.
Selama saya menggunakan Travel PAKEM, lanjut Beliau, Alhamdulillah belum ada kekecewaan, semua sesuai dengan biaya dan kualitasnya, pelayanan yang diberikan pun sangat memuaskan dan tidak ada jamaah yang terlantar.
"Seharusnya PAKEM sudah dapat membeli sendiri apabila dihitung dari jamaah umroh dan haji plus yang berangkat setiap tahunnya. Tentunya dengan pesawat sendiri biaya untuk transportasi dapat dipangkas dan pelayanan jamaah pun akan semakin prima karena disitulah nilai plusnya. Saya sangat mengharapkan ada salah satu Tour dan Travel Haji plus dan Umroh yang memiliki pesawat sendiri dan itu suatu kemajuan," harap Ahmad Supardi dengan antusias.
Sebagai penutup dari sambutannya Ahmad Supardi sekali lagi mengingatkan jajaran direksi dan pegawai PAKEM untuk selalu memberikan pelayanan prima kepada para calon jamaah dan jamaah Haji plus dan umroh. (nvm/fadj)