Pekanbaru (Inmas)- Maraknya aliran sesat yang beredar ditengah- tengah masyarakat, baik secara terselubung maupun terang- terangan menghantui umat. Untuk itu, para ulama, ustad, tokoh agama agar senantiasa membentengi umat dari aliran sesat, sebab akan merusak dan memecah belah umat Islam.
Hal tersebut ditegaskan Kakanwil Kemenag Provinsi Riau Drs H Ahmad Supardi MA, saat dikonfirmasi wartawan tentang masih maraknya aliran sesat di masyarat saat ini, Kamis (15/12/2016) di kantornya.
Menurutnya, aliran sesat adalah sesuatu yang sangat membahayakan bagi umat islam, sebab ada pembelokan dari ajaran yang sesungguhnya, sehingga lahir faham faham baru yang dapat menyesatkan umat islam dari rel yang sebenarnya, yang telah digariskan dalam Al Quran dan hadits Rasulullah SAW serta tradisi para ulama.
“Aliran sesat ini biasanya disampaikan oleh orang- orang yang mengaku dirinya Nabi dan Rasul baru pasca Nabi Muhammad SAW. Hal ini sebenarnya sudah ada sejak lama terjadi, bahkan pernah terjadi pada masa Nabi Muhammad SAW,” jelas Ahmad Supardi.
Ia menegaskan, aliran sesat sangat membahayakan bagi umat sebab selain umat keluar dari rel kebenaran, juga akan menyebabkan pertentangan bagi umat, yang pada gilirannya akan merusak persatuan dan kesatuan serta ukhuwah islamiyah itu sendiri.
“Makanya, jika ada diantara umat yang melihat, mendengar, dan bahkan menyaksikan aliran sesat ditengah masyarakat, agar segera dilaporkan kepada MUI dan Kantor Kementerian Agama setempat, sehingga dapat dilakukan pembinaan dan pelurusan, sehingga mereka kembali ke jalan yang benar,” himbaunya.
Selain itu, ia juga berharap agar umat jangan terlalu cepat menyesatkan apalagi mengkafirkan orang lain, sebab dalam fiqh islam ada yang dikenal dengan khilafiah dalam hal hal yang bukan prinsip dan ini dibenarkan.
“Beda halnya dengan hal hal yang prinsip seperti soal syahadat, Alquran, rukun iman, rukun islam. Hal ini tidak ada khilafiah. Dan jika ada yang berbeda, maka hal itu dipastikan adalah sesat dan menyesatkan,” ungkapnya memastikan. (ash/e-m)