Riau (Inmas)- Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA, Senin (5/6/2017) memberikan santapan Ramadhan tentang Sasaran Ahhir Puasa bertempat di Muhallah Al Iklas Kanwil Kemenag Riau. Santapan Ramadhan Mushallah Al Ikhlas bagi ASN Kemenag merupakan kegiatan rutin Kanwil Kemenag Riau yang dilaksanakan setiap hari Senin dan Kamis.
Menurutnya, puasa Ramadan merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang beriman yang sudah baligh setiap tahunnya yang akan memberikan ciri khusus bagi mereka yang melaksanakannya. Salah satu cirinya adalah selalu ingin menjadi lebih baik, lebih saleh dari hari ke hari atau lebih bertakwa lagi. Hal tersebut merupakan sasaran akhir dari Puasa Ramadhan.
“Predikat taqwa akan terlihat setelah berakhirnya bulan Ramadan, jika di bulan ramdhan ini kita melaksanakan qiyamullail, tadarrus al-quran, sedekah, menghidari ghibah, fitnah dan hal hal lain yang akan mengurangi nilai-nilai ketakwaan kita sebagai seorang yang beriman,” ungkap Kakanwil.
Ciri orang bertaqwa, kata Ahmad Supardi, tertuang dalam surat Ali Imran Ayat 133- 134, yang intinya, pertama setiap melakukan kesalahan segera meminta ampun kepada Allah SWT dan berbuat kebaikan untuk menutupi kesalahan yang telah dilakukan (dijelaskan pada ayat 133).
Sementara pada Ayat 134, (yaitu) orang-orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya, dan mema’afkan (kesalahan) orang lain. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan.
“Rahmat Allah di bulan ini banyak sekali, khususnya bagi mereka yang benar-benar melaksanakan puasa dengan sebenar-benarnya. Rahmat Allah yang paling besar adalah nikmat iman dan Islam yang mengantar kita menuju gerbang ketaqwaan. Inilah tujuan akhir Allah mewajibkan puasa dengan segala aturannya yaitu bertakwa. Bertakwa dengan sebenar-benarnya, melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangannya,” harapnya. (mus/ipad)