Indragiri Hulu (Inmas) - "Kementerian Agama merupakan salah satu instansi pemerintah yang tertua dan yang pertama kali didirikan setelah 3 bulan NKRI ini merdeka. Maka dapat dipastikan orang-orang terdahulu sebelum kita sudah memikirkan bahwa agama merupakan hal yang paling penting dalam menegakkan negara ini," sambutan pendahuluan Ahmad Supardi, Ka. Kanwil Kemenag Prov. Riau pada acara Tabligh Akbar di Halaman Kantor Kemenag Kab. Inhu, Senin (16/1).
Lebih lanjut beliau juga memaparkan bahwa pada era orde baru program pembangunan yang dicanangkan oleh pemerintah banyak yang berhasil diterima oleh masyarakat karena disampaikan dengan bahasa agama, salah satunya yaitu program KB.
Negara kita yang tercinta ini, beliau melanjutkan, merupakan negara yang sangat unik karena satu-satunya negara yang berhasil menerapkan prinsip-prinsip agama dan keagamaan dalam sistem pemerintahannya bahkan negara ini membutuhkan agama untuk melaksanakan program pembangunannya, sedangkan negara lain enggan menggunakan agama bahkan tidak banyak yang berhasil.
"Maka dari itu, saya berharap mari kita bersama-sama mengawal kehidupan agama dan keagamaan khususnya pada daerah kita ini. Hal ini juga diperlukan kerjasama antara Kementerian Agama dan Pemerintah daerah setempat untuk saling mendukung dan berkoordinasi dalam mengawal dan melaksanakan program pemerintah terutama pada bidang agama dan keagamaan," tutur Ahmad Supardi.
Rasa terima kasih kepada Bupati Indragiri Hulu, Yopi Arianto, diucapkan oleh Ahmad Supardi atas dukungannya dan kerjasamanya dalam mensukseskan program bidang agama dan keagamaan sampai saat ini.
"Saya sangat berterimakasih dan mengapresiasi upaya Bupati Indragiri Hulu dalam mensukseskan program bidang agama dan keagamaan, salah satunya dengan menetapkan persyaratan bagi calon kepala desa untuk mengikuti tes baca Al Quran. Hal ini tentunya memberikan motivasi bagi calon kepala desa bahkan masyarakat untuk membudayakan kembali membaca Al Quran. Apalagi ditambah lagi program magrib mengaji yang sapat dilaksanakan dengan baik sehingga dapat dipastikan masyarakat umumnya dan generasi muda khususnya akan terjaga mental spiritualnya," tutur Ahmad Supardi dengan bersemangat.
Sebagai penutup Beliau berharap bertambahnya usia Kementerian Agama dapat menambah tauladan bagi masyarakat karena Kementerian Agama sebagai penjaga moral bangsa dan merupakan salah satu identitas bangsa yang harus selalu dijaga dan ditingkatkan tidak hanya dari pegawai Kemenag tetapi masyarakat pada umumnya. (nvm/adi)