Riau (Inmas)- Menyambut Idul Fitri adalah sebuah tekad dan motivasi yang kuat untuk kembali kepada fitrah setelah melaksanakan ibadah puasa satu bulan, dengan menahan lapar dan haus serta menahan dan mengendalikan hawa nafsu, sehingga meraih predikat tertinggi di sisi Allah SWT yaitu Insan Muttaqien.
Hal tersebut diungkapkan Kakanwil Kemeneg Provinsi Riau, Drs H Ahmad Supardi MA, Sabtu (24/6/2017) kepada wartawan tentang makna menyambut Idul Fitri.
Menurutnya, tekad dan motivasi yang tinggi itu adalah sebuah komitmen untuk kembali kepada kesucian diri dan meningkatkan kegiatan- kegiatan amaliah pasca ramadhan, seperti membaca Al Quran, sholat berjamaah, sholat malam, puasa Senin Kamis, dan lain sebagainya.
"Saya dan keluarga biasa menyambut Idul Fitri dengan memperbanyak takbir, mengagungkan Asma Allah, sebagai tanda rasa syukur atas nikmat yang diberikannya bisa bertemu dengan Ramadhan tahun ini serta bisa pula menjalankan ibadah puasa Ramadhan selama satu bulan penuh. Rasa syukur itu diwujudkan dengan keikhlasan membayar zakat fitrah dan bahkan zakat maal, untuk meringankan beban penderitaan fakir miskin," ungkapnya.
Selain itu, ia juga membiasakan diri memberikan sedekah kain sarung, baju koko, dan bahkan telekung/mukena untuk keluarga keluarga yang membutuhkan, sesuai dengan kemampuan yang ada. Selain menyempatkan diri untuk pulang ke kampung halaman di Sumatera Utara, untuk ziarah ke makam orang tua, serta silaturrahim dengan keluarga.
"Kami juga biasa melakukan open house di rumah dalam bentuk sederhana, sekedar menyiapkan makan ala kadarnya bagi pegawai dan keluarganya yang datang di rumah, serta biasanya memberikan sedekah bagi anak anak, sebagai rasa syukur atas berbagai nikmat karunia yang diberikan Allah SWT kepada kami sekeluarga. Kesempatan itu juga kami gunakan untuk menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pegawai, tetangga, sanak family, dan juga masyarakat pada umumnya, atas berbagai kesalahan yang pernah dilakukan, baik yang sengaja maupun yang lupa atau tersalah, sehingga tidak ada lagi ganjalan dan hambatan antara satu sama yang lain," pungkasnya. (ash)
Ahmad Supardi: Sambut Idul Fitri dengan Tekad Kembali Fitrah
Ringkasan:
Riau (Inmas)- Menyambut Idul Fitri adalah sebuah tekad dan motivasi yang kuat untuk kembali kepada fitrah setelah melaksanakan ibadah puasa satu bulan, dengan menahan lapar dan haus serta menahan dan mengendalikan hawa nafsu, sehingga meraih predikat tertinggi di sisi Allah SWT yaitu Insan Muttaqien...