Jakarta (Inmas)- Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian Agama 2018 yang berlangsung pada 29- 31 Januari 2018 yang mengangkat tema “Melayani dengan Iklas, Wujudkan Integritas” berjalan dengan sukses dan mendapat apresiasi dari peserta Rakernas.
Kakanwil Kemenag Riau, Drs H Ahmad Supardi, usai acara Rakernas yang ditutup oleh Menteri Agama RI menyebutkan, Rakernas Kemenag tahun 2018 lebih inovatif karena disentuh teknologi informasi, sehingga informasi-informasi penting seputar Rakernas dapat lebih mudah difahami peserta. Selain itu, antusiasme peserta mengikuti Rakernas lebih tinggi dari tahun-tahun sebelumnya.
“Ini semua tidak lepas dari pengaruh kehadiran Pak Menteri dan pejabat eselon I yang sangat intensif, sehingga peserta mengharuskan dirinya untuk hadir. Semua peserta menyadari bahwa Rakernas tahun ini sangat penting dan strategis sebab menghadapi tahun-tahun politik yang sangat rentan terjadinya konflik sosial, yaitu Pilkada Gubernur dan Bupati, Walikota tahun 2018, Pileg 2019 dan Pilpres 2019. Keseriusan peserta Rakernas juga ditunjang oleh kesiapan panitia yang telah bekerja keras, cerdas dan ikhlas serta tuntas, sehingga hasil Rakernas pun menjadi maksimal,” ungkapnya.
Kakanwil Kemenag Jateng, Farhani, menyebutkan, Rakernas Kemenag tahun 2018 ini penuh inovasi. Partisipasi peserta, dan semua sesi peserta terlibat penuh. Semua ide gagasan peserta dapat diwadahi dalam forum Rakernas. Sementara gala dinner yang dirangkai alunan musik dengan vokalis dari peserta rapat ternyata dapat mengusir kejenuhan. Inovasi-inovasi dalam Rakenas ini akan saya kembangkan ketika penyelenggaraan Raker tingkat Kanwil Kemenag Provinsi Jateng.
“Rakernas Kemenag tahun 2018 berjalan dengan sukses karena telah banyak mengalami perubahan sistem dan metode pelaksanaan dengan berorientasi pada hasil yang diharapkan dan tindaklanjut yang diinginkan,” tambah Kakanwil Kemenag Kalsel, Noor Fahmi.
Hal tersebut juga dipertegas oleh Kakanwil Kemenag Aceh, Daud Pakeh, Rekernas kali ini jauh berbeda dibandingkan rakernas sebelumnya. Desain kegiatan bagus hingga melahirkan output yang luar biasa. Bagi Kakanwil Kemenag Tanah Rencong ini, digitalisasi membawa peran penting rakernas kali ini, untuk menciptakan kesadaran akan pentingnya teknologi informasi dalam membangun e-gaverment di jajaran Kemenag, sekaligus mengikat peserta menjadi disiplin. “Kehadiran Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin sebagai sosok pemimpin teladan penting dan menjadi motivator sekaligus supervisor sehingga acara Rakernas berjalan begitu sukses,” jelasnya.
Kanwil Kemenag Maluku, Faisal Musaad juga mengatakan, Rakernas Kemenag tahun 2018 luar biasa. Rakernas berjalan baik, aman, lancar dan sukses hingga melahirkan gagasan yang inovatif, dan lebih dekat dengan umat. Mulai chek in hingga chek out tidak terkuras tenaga dan sangat praktis.
Sementara itu Rektor IHDN Denpasar, I Gusti Ngurah Sudiana, Rakernas Kemenag tahun 2018 sudah maju dan banyak perubahan mulai dari absen digital, sarana yang memadai, suasana sangat cair, dan sangat terstruktur. Banyak pengetahuan dan program baru yang merakyat serta komitmen Kementerian Agama sebagai lembaga yang mengabdi untuk rakyat. “Suasana kekeluargaan demikian terbangun, sehingga dialog sangat baik dan menghasilkan rumusan Rakernas yang terbaik,” pungkasnya. (mus/ash/kemenag.go.id)