Ahmad Supardi: Ilmu Pengetahuan Kunci Sukses
Ringkasan:
Rokan Hulu (Humas)- Penguasaan ilmu pengetahuan adalah kunci sukses sebuah peradaban. Kemajuan umat Islam yang pernah menguasai dua pertiga dunia dalam rentang waktu 700 tahun lebih adalah disebabkan umat Islam menguasai, menggali, memelopori dan mengembangkan ilmu pengetahuan.
Rokan Hulu (Humas)- Penguasaan ilmu pengetahuan adalah kunci sukses sebuah peradaban. Kemajuan umat Islam yang pernah menguasai dua pertiga dunia dalam rentang waktu 700 tahun lebih adalah disebabkan umat Islam menguasai, menggali, memelopori dan mengembangkan ilmu pengetahuan. Sejarah mencatat bahwa umat Islam secara besar besaran melakukan penerjemahan atas ilmu pengetahuan Yunani kuno ke dalam bahasa Arab. Akibatnya ilmu pengetahuan berkembang dan umat Islampun maju pesat. Tercaat nama- nama ilmuwan muslim seperti Alkhoarizmi, Ibnu Sina, Alkindi, Alfarabi, Ibnu Rusydi, Alghozali, dan lain sebagainya.
Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, pada ceramah peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw 1433 H bertempat di Masjid Nurul Amal Ujungbatu, yang ditaja oleh MTsN Ujungbatu, MTs Ashshohwah Ujungbatu dan MTs Hasanah Simpang Transpol Ujungbatu, Kamis (9/2).
Menurutnya, Nabi Muhammad Saw memberikan perhatian yang sangat besar terhadap ilmu pengetahuan, sampai sampai beliau memerintahkan umatnya menuntut ilmu pengetahuan dari buaian hingga liang laut.
Beliau juga memerintahkan umatnya menuntut ilmu hinga ke negeri china. Beliau juga menandaskan kalau mau bahagia di dunia harus menguasai ilmu, kalau mau bahagia di akhirat harus menguasai ilmu dan kalau mau bahagia dunia dan akhirat secara serentak maka harus dengan ilmu pengetahuan.
Hal ini didukung pula oleh ayat pertama turun adalah perintah membaca. Membaca adalah pangkal utama menguasai ilmu pengetahuan. Untuk itu Ahmad Supardi berharap kepada seluruh siswa siswi MTs agar kalau ingin mengukir sejarah di masa datang atau sukses di masa datang, maka rajinlah belajar, biasakan membaca minimal 2 jam setiap hari, karena kepintaran bersumber dari kerajinan dan kesungguhan.
“Banyak orang pintar tapi karena malas belajar, anggap enteng pelajaran, sombong atas kepintarannya, akhirnya tak berhasil. Sebaliknya banyak orang IQ nya pas pasan tapi karena rajin, menyadari kelemahannya dan tawadhu' kepada Allah maka dia berhasil,†ungkapnya.
Hadir dalam acara tersebut Ka MTsN Ujung batu beserta majelis guru dan murid, Ka MTs Ash Shohwah beserta majelis guru dan murid, Ka MTs Alhasanah beserta majelis guru dan murid. (ash)