0 menit baca 0 %

Agustiar : Pemuda benteng terdepan kerukunan umat beragama.

Ringkasan: Meranti (Inmas) - Pemuda merupakan benteng terdepan dalam memelihara kerukunan umat beragama dan keanekaragaman budaya yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti khususnya dan di Indonesia pada umumnya.Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti H.

Meranti (Inmas) - Pemuda merupakan benteng terdepan dalam memelihara kerukunan umat beragama dan keanekaragaman budaya yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti khususnya dan di Indonesia pada umumnya.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti H. Agustiar, S.Ag saat menyampaikan materi tentang peran generasi muda dalam memperkuat tri kerukunan umat beragama pada kegiatan Pembinaan pemuda-pemudi Buddhis. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Hotel Red 9 Selatpanjang oleh Penyelenggara Buddha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau.

Menurut Agustiar, Pemuda harus masuk kepada barisan yang memperkokoh dan memperkuat kerukunan umat beragama. Bukan sebaliknya malah membuat gaduh dan merusak nilai-nilai kerukunan umat beragama.

Adanya  6 (enam) agama yang di akui di Indonesia yaitu Islam, Kristen, Katholik, Hindu, Buddha, dan Konghucu menurut Agustiar harus dijadikan sebagai bagian sari keragaman dan memperkuat toleransi beragama. Toleransi beragama harus dijaga dan dijadikan pedoman dalam memperkuat kerukunan umat beragama di Indonesia.

Menurut Agustiar, toleransi beragama dapat dibagi menjadi 6 indikator yaitu pertama, saling menerima keberadaan umat beragama lain. Kedua, mengerti kebutuhan umat beragama lain. Ketiga, percaya dan tidak saling mencurigai  antar dan sesama umat. Keempat, ada kemauan untuk tumbuh dan berkembang bersama. Kelima, rela berkorban untuk kebaikan bersama dan mengedepankan nilai-nilai ajaran universal Agama.

Selain diisi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti H. Agustiar, kegiatan pembinaan tersebut diisi juga oleh pemateri lain seperti dr. Misri Hasanto, M.Kes, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti yang menyampaikan materi tentang  bahaya penyalahgunaan narkoba dan pergaulan bebas bagi kesehatan.

Selain itu, Pembimas Buddha pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Tarjoko, S.Ag, MM juga menyampaikan dua materi di waktu yang berbeda yaitu tentang bahaya narkoba dan pencegahannya dalam perspektif Buddhis dan pengembangan karakter bulding pemuda pemudi Buddhis.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 35 orang peserta utusan dari beberapa sekolah yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti. (zieah).