Perayaan tahun baru imlek yang digelar dikabupaten kepulauan meranti oleh masyarakat keturunan Cina Tionghoa kali ini disambut meriah oleh jajaran pejabat dan forkompinda meranti. kali ini pembukaan perang air atau dikenal dengan Cian cui.
Dari pemerintah provinsi dihadiri perwakilan gubernur Riau oleh Kabag biro kesra Bapak masrul kasmy, kemudian dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan meranti dihadiri oleh wakil bupati said hasyim. Ikut serta hadir ketua DPRD Ardiansyah, wakil ketua DPRD H. Khalid Ali, anggota DPRD yaitu Cuncun, Tengku Ace, Kastpol PP, kadispora dan dari forkompinda seperti Kapolres, Kajari, kacab Migrasi, ketua lintas agama lintas paguyuban.
Dalam sambutannya wakil bupati meranti menjelaskan bahwa sebenarnya even perang air ini memang dikenalkan meriah di meranti dimulai sejak 2014. Namun sebenarnya sedari dulu beliau kecil dahulu sudah dilakukan, menurut beliau dan ini bukan merupakan tradisi keagamaan masyarakat Tionghoa tetapi momentumnya dilaksanakan bertepatan dengan tahun baru imlek atau hari raya umat Tionghoa" . Ungkap wakil bupati meranti said hasyim.
Pesta perang air kali ini bukan hanya dari masyarakat Kab Kep meranti saja namun juga dari provinsi Kepulauan Riau seperti Tanjung balai Karimun, Batam, Tanjung pinang juga daerah lainnya dari ibukota Jakarta.
pesta perang air kali ini juga menarik minat turis mancanegara untuk datang ke Selatpanjang. Terlihat turis dari negara tetangga seperti thailand, Philipina, singapore, dan Malaysia.
Disisi lain Tentunya dengann adanya even pesta perang air ini menambah pendapatan ekonomi masyarakat seperti tukang becak, sewa sepeda motor, tukang jualan mainan semprot air dan perhotelan serta kuliner meranti.