0 menit baca 0 %

81 Siswa MIN 1 Pekanbaru Jalani US

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas)- Senin, 16 Mei 2016 telah dimulai salah satu langkah jalan bagi anak negeri di Kota Pekanbaru untuk melanjutkan jenjang pendidikan ke tahap yang lebih tinggi dengan mengikuti ujian tertulis tingkat SD/MI tepatnya di salah satu Madrasah binaan Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru...

Pekanbaru (Inmas)- Senin, 16 Mei 2016 telah dimulai salah satu langkah jalan bagi anak negeri di Kota Pekanbaru untuk melanjutkan jenjang pendidikan ke tahap yang lebih tinggi dengan mengikuti ujian tertulis tingkat SD/MI tepatnya di salah satu Madrasah binaan Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru yaitu Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Pekanbaru (MIN 1 Pekanbaru).

Menurut Sekretaris Panitia Pelaksana Ujian Sekolah di MIN 1 Pekanbaru, Nora Gusti, M.Pd, dalam pelaksanaan Ujian Sekolah (US) yang dahulunya dinamai Ujian Nasional (UN) pada tahun ini untuk tingkat SD/MI hanya 3 mata pelajaran (Mapel) yaitu Bahasa Indonesia, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.

Pelaksanaan US ini berlangsung selama 3 hari di mulai dari hari Senin s.d Rabu 16 s.d 18 Mei tahun 2016, untuk tiap harinya hanya 1 mapel yaitu Senin ; Bahasa Indonesia, Selasa ; Matematika, dan Rabu ; Ilmu Pengetahuan Alam. Sedangkan siswa yang mengikuti ujian sebanyak 81 orang yang terdiri dari 5 lokal. Secara keseleruhan siswa/murid yang mengikuti US datang atau tidak ada yang sakit/ izin dalam pelaksanaan ujian pada hari pertama.

“Syarat kelulusan di jenjang SD/MI ditentukan oleh beberapa faktor dan diserahkan sepenuhnya kepada pihak Madrasah. Adapun beberapa hal yang menjadi pertimbangan siswa tersebut dapat lulus diantaranya nilai dari hasil US, nilai rapor dari kelas 4 sd. 6 semester 1, kehadiran dan dari sikap prilaku,” Jelas kepala MIN 1 Pekanbaru Ibu Fitrisma Rais, M.Pd.

Dalam pelaksanaan ujian di Madrasah ini diawasi dan dipantau oleh pihak Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru dan Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru melalui monitoring dan dari pengawas, baik pengawas Kankemenag Kota Pekanbaru dan Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru serta pihak kepolisian, tambah Ibu Nora Gusti, M.Pd. (pku)