80 Persen Anggaran Untuk Pendidik
Ringkasan:
Rokan Hulu (Humas)- Pendidikan yang bermutu dan berkualitas adalah dambaan setiap insan, baik oleh anak didik maupun orang tua murid. Hal ini dibuktikan dengan, sekolah yang bermutu pasti diminati banyak orang. Apalagi pada masa kini, sekalipun biayanya mahal, orang tak peduli, yang penting dapat me...
Rokan Hulu (Humas)- Pendidikan yang bermutu dan berkualitas adalah dambaan setiap insan, baik oleh anak didik maupun orang tua murid. Hal ini dibuktikan dengan, sekolah yang bermutu pasti diminati banyak orang. Apalagi pada masa kini, sekalipun biayanya mahal, orang tak peduli, yang penting dapat mengenyam pendidikan yang bermutu dan berkualitas. Untuk itu, jadi tugas bersama mulai dari guru, kepala Madrasah, staf administrasi dan pejabat lainnya, untuk selalu meningkatkan kualitas pendidikan.
Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA pada Pelatihan Penulisan Rencana Program Pembelajaran bagi guru guru madrasah se Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MTsN Tandun Ujung Batu, Kamis (27/10) di Ujungbatu.
Pelatihan diikuti sebanyak 50 orang guru, berasal dari MTSN tandun, MTs Darussalam Kabun, MTs Darul Ulum Tandun, MTs LKMD Giti, MTs Kota Lamo, MTs Kota Intan, dan MTs Ash Shohwah Ujungbatu. Dikatakannya, Pemerintah Pusat dalam hal ini Kemenag RI, memberikan perhatian yang sangat besar terhadap pendidikan agama dan keagamaan.
"Hal ini dibuktikan dari, 80 % anggaran Kemenag adalah untuk pendidikan. Anggaran tersebut diarahkan pada pembangunan sarana dan prasarana, seperti bangun ruang kelas belajar, rehab, bangun labor, perpustakaan dan lain sebagainya. Peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru, seperti pelatihan guru, kualifikasi pendidikan S1, tunjangan profesi, tunjangan fungsional guru PNS, tunjangan fungsional guru non pns, tunjang guru daerah terpencil, beasiswa S1, beasiswa S2, dan lain- lain," jelas Ahmad Supardi.
Ia menambahkan, perhatian pada murid, seperti pemberian dana BOS, beasiswa miskin, beasiswa berprestasi, beasiswa ke MAN Insan Cendikia, beasiswa ke Perguruan Tinggi ternama, seperti UI Jakarta, UGM Yogya, ITB Bandung, IPB Bogor, ITS Surabaya, dll. Semua kesempatan yang diberikan oleh Kemenag ini, harus kita rebut dan kita perjuangkan, ujarnya.
Untuk itu semua, saya berharap agar para guru fokus untuk mengajar, jangan datang terlambat, evaluasi kemajuan siswa, perbanyak kreasi dan inovasi, jadilah teladan pada diri anda dan kawan seperjuangan anda. "Insya Allah ke depan madrasah akan jadi alternatif pilihan siswa dan orang tua," tandas Ahmad Supardi. (ash)