Pekanbaru (Inmas)- Untuk Melaksanakan salah satu fungsi manajemen Sumber Daya Manusia berbasis kompetensi Kanwil Kemenag Riau melaksanakan proses penilaian kompetensi. Sebanyak 80 orang Aparatur Sipil Negara Kemenag se Provinsi Riau mengikuti Asesmen Kompetensi Jabatan Eselon IV dan Kepala Madrasah dan Kepala KUA selama dua hari, 18-19 Januari 2017 di Aula lantai II Kanwil Kemenag Riau.
Asesmen yang dilaksanakan Sub Bagian Organisasi Tata Laksana dan Kepegawaian Kanwil Kemenag Riau ini dibuka langsung Kepala Kanwil Kemeneterian Agama Provinsi Riau Drs H Ahmad Supardi MA, Rabu (18/01).
Kepala Bagian Tata Usaha Drs H Mahyudin MA sebelumnya melaporkan bahwa kegiatan asesmen ini, sudah yang sekian kali dilaksanakan oleh Kanwil Kemenag Riau. Dikatakannya esensi dari kegiatan tersebut adalah untuk mendapatkan calon pejabat struktural eselon IV, Kepala KUA, Kepala madrasah sesuai dengan kompetensi yang dimiliki. “Kita butuh aparatur kita untuk dipetakan sesuai dengan kompetensinya masing-masing”, ujarnya. Selain itu kegiatan ini bertujuan mengembangkan potensi pegawai, secara terus menerus sehingga didapatkan kinerja yang semakin membaik.
Lebih dari itu dikatakannya kegiatan ini kita laksanakan bertujuan untuk mendapatkankebutuhan pendidikan pelatihan dalam rangka mengembangkan potensi pegawai dan pengembangan bagi organisasi. “Jika nanti telah didapatkan hasilnya maka ASN yang lolos akan diikutkan pada diklat-diklat yang sesuai dengan kompetensinya”. Terakhir, dalam laporannya H Mahyudin mengingatkan kepada seluruh ASN yang mengikuti Asesmen untuk dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan baik dan semaksimal mungkin.
Sebelum membuka secara resmi asesmen, H Ahmad Supardi menegaskan dalam sambutannya bahwa asesmen di lingkungan Kanwil Kemenag Riau ini merupakan penerapan program reformasi birokrasi Kemenag dibidang SDM, dalam mewujudkan sistem pemerintahan yang bersih dan wibawa serta menciptakan pelayanan publik yang baik, efisien, efektif dan berkualitas.
Lanjut, dikatakannya seluruh pejabat baik yang sudah diangkat maupun yang akan diangkat harus mengikuti asesmen, ujarnya. Pada instansi pemerintahan yang lain, pelaksanaan asesmen ini hanya berlaku untuk eselon II, sementara di Kemenag tidak hanya diperuntukkan kepada eselon II maupun III, non eselon pun harus tetap melaksanakan asesmen tersebut, terangnya. Oleh karenanya, sambung Ahmad Supardi asesmen ini sengaja digelar pada awal tahun, mengingat pejabat yang berada di lingkungan Kanwil Kemenag Riau banyak yang sudah sangat lama menjabat pada satu jabatan, malah ada yang menjabat sampai enam sampai tujuh tahun.
Hal ini menurutnya penting dan wajib sesuai dengan amanat yang telah disampaikan Menag RI sesuai aturan yang sudah ada yang menghendaki proses rekruitmen, pengangkatan, penempatan, dan promosi jabatan adminitrator, pengawas, dan fungsional di Kemenag wajib melalui asesmen kompetensi jabatan. Hasil asesmen akan dijadikan landasan bagi yang berwenang dalam menentukan jabatan sesuai dengan kompetensinya, imbuhnya.
Diakhir sambutan H Ahmad Supardi berpesan kepada para asese yang mengikuti asesmen, agar dapat mengikuti asesmen ini dengan baik, serius dan jangan tegang. Karena hasil asesmen tidak bisa direkayasa, tegasnya. Kita harus mengisi apa adanya dan jujur, jika tidak demikian tim asesor akan kesulitan untuk melakukan pemeriksaan dan menganalisanya secara objektif, pesannya lagi.
Kegiatan yang dilaksanakan melalui Subbag Ortala Kepegawaian menggandeng tim asesor eksternal dari PUTIK Psycholgy Center Pekanbaru dan tim asesor kompetensi teknis. Turut hadir pada pembukaan Asesmen Biro Kepegawaian Sekjen Kemenag RI H Wildan Hasan Sazali M.Ed., Kabid Penyelenggara Haji dan |Umroh Drs H Erison Efendi, para Pembimas.(vera) ft.(faj/jon)