0 menit baca 0 %

709 Peserta Test CAT Kemenag Riau Bertarung Pagi Ini

Ringkasan: Riau (Inmas) - Detik detik jelang pelaksanaan ujian SKD CPNS Kemenag Riau Tahun 2018 diwarnai riuhnya antusias peserta saat mengantri absen. Ujian akan dimulai tepat pukul 10 nanti. Sebanyak 3945 peserta CPNS Kemenag Provinsi Riau mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis Komputer Asissted T...

Riau (Inmas) - Detik detik jelang pelaksanaan ujian SKD CPNS Kemenag Riau Tahun 2018 diwarnai riuhnya antusias peserta saat mengantri absen. Ujian akan dimulai tepat pukul 10 nanti. Sebanyak 3945 peserta CPNS Kemenag Provinsi Riau mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis Komputer Asissted Test hari pertama ini Minggu 11 November 2018 di Hotel Labersa Pekanbaru.

Pelaksanaan ujian SKD hari ini dibagi menjadi empat sesi, yang akan berakhir pada pukul 18.00 petang nanti. Untuk sesi pertama ini ada 709 peserta yang akan berjuang di ruangan Test yang sudah disediakan panitia.

PLTKakanwil Drs H Mahyudin MA yang telah hadir sejak pagi, mengungkapkan jika melihat dari persentase kelulusan provinsi lain yang telah melaksanakan ujian, memang sangat sedikit yang lulus namun kita berharap semua formasi yang telah dialokasikan untuk Riau dapat terpenuhi dan dapat diisi oleh putra putri Riau, tuturnya kepada Tim Inmas.

Lebihlanjut Mahyudin meminta kepada peserta agar bisa teliti dalam menjawab soal soal, ikuti prosedur yang ada, baik itu secara administrasi maupun arahan secara lisan. “ Semoga pelaksanaan seleksi SKD dengan sistem CAT ini berjalan baik”, harapnya.

Mahyudin sangat berharap persentase kelulusan di Lingkungan Kanwil Kemenag Riau bisa lebih baik dari daerah lain, karena kongkritnya saat ini pihaknya mengaku membutuhkan ASN baik itu guru JFT atau JFU, dan fungsional lainnya. “ Pekerjaan di Kemenag kedepannya juga semakin kompleks, tentu kita membutuhkan ASN yang kredibel pada bidangnya untuk berkontribusi terhadap bangsa ini” terang Mahyudin.

“Meskipun disejumlah daerah, kelulusan ujian CAT ini sangat rendah sekali, semoga saja Kemenag Riau kalaupun tidak bisa sampai 50 persen, setidak tidaknya mendekatilah, kalau daerah lain kita lihat ada yang tidak sampai 5 persen, kami berharap dan berdoa semoga Riau bisa diatas itu”, ujarnya mengakhiri bincang. 

Sementara itu Kasubbag Ortala Siti Mudayaroh Mag dari Irjen Kemenag RI menyatakan proses pelayanan panitia pelaksana terkait administrasi sudah memenuhi standart. “Sejauh ini saya mellihat sudah cukup bagus, kita akan lihat hingga besok apakah ada kendala, namun semoga semua berjalan lancar dan maksimal.

Wanitayang akrab disapa Mudah ini sepakat sistem Test SKD berbasis CAT yang digagas pemerintah melalui Menpan RB merupakan langkah kongkrit untuk mencetak SDM berkualitas dan mumpuni di lingkungan Kemenag. “Kita ga butuh pegawai banyak, kita hanya butuh pegawai yang berkualitas, apalagi tenaga orang sudah digantikan oleh tenaga mesin di era digital ini, ucapnya.

“Jika pun ternyata kuota formasi tidak terpenuhi karena passing grade peserta yang kurang, mungkin ke depan akan ada kebijakan dari pihak yang berwenang untuk mengisi formasi yang kosong tersebut. “ Mungkin dengan sistem rangking dari yang paling tinggi, itu pun menurut saya kalau memang formasinya sangat dibutuhkan, jika tidak tentu tidak dipaksakan asal terisi saja, imbuhnya.

“Sekali lagi saya katakan, kita mencari SDM yang berkualitas, bukan kwantitas”, tegasnya. “Saya lebih memilih SDM yang bagus ketimbang hanya terfokus jumlah pegawai, kan susah toh kalau sudah jadi pegawai untuk dikeluarkan lagi, makanya perlu perubahan sistem dalam menjaring kualitas SDM ini”, tukasnya.

Sampaiberita ini diturunkan para peserta masih dalam antrian untuk menjalani proses alur pemeriksaan sebelum masuk ke ruangan ujian. (vera/ady)