Riau (Inmas) – Seperti halnya di provinsi lainnya, Sebanyak 66 peserta calon petugas haji dilignkungan Kanwil Kemenag Riau hari ini Selasa (05/03) dilingkungan Kanwil Kemenag Riau memperebutkan tiga kelompok formasi pada rekrutmen petugas haji tahun 2019 ini. Peserta yang mengikuti ujian merupakan hasil seleksi tingkat kabupaten/kota beberapa waktu yang lalu.
Ujian yang dilaksanakan di Aula Utama Kanwil Kemenag Riau ini di hadiri oleh Sarmidin selaku KPHI, Ditjen PHU Kemenag RI yang dikomando Muhammad Hanif,Tim Supervisi dari Itjen Kemenag RI serta Kabid Penyelenggara Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Riau.
Sebelum Pelaksaan ujian, Panitia melakukan pengecekan akhir kesiapan peserta dan croscek jaringan, sembari memberikan arahan saat beberapa peserta mengalami kendala jaringan belum respons dikarenakan sistemnya menggunakan aplikasi android.
Muhammad Hanif mengungkapkan pelaksanaan CAT dapat mempermudah para peserta dalam menjawab soal. “Dengan CAT ini Pelaksanaan bisa lebih cepat, lebih efisien, dan lebih akurat, karena CAT ini datanya bisa dikases secara langsung dari daerah ke Pusat melalui Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat)”, sebutnya.
Ia menyambut baik pelaksanaan test dengan sistem CAT. Menurutnya hal itu sebuah kemajuan yang signifikan yang dilakukan Kemenag guna menjaring petugas haji yang handal dan profesional. “Bisa dibilang hal ini kemajuan yang sangat luar biasa”, imbuh Muhammad Hanif.
Hanif menilai, disamping kelebihan pola CAT ini tentu tak lepas dari yang namanya kekurangan. “Pola ini kan mengandalkan jaringan yang dihubungkan Siskohat itu sendiri, sehingga di daerah yang jaringan yang kurang kuat, ini akan ada sedikit kendala”, ujarnya. Namun lebih dari itu Ia memastikan bahwa seleksi petugas haji ini bisa berjalan dengan lancar mengingat sebelumnya sudah dilakukan simulasi terhadap peserta. Bahkan pihaknya mengaku telah memberikan sosialisasi kepada peserta untuk mencegah terjadinya kendala tersebut. “Provider apa yang kuat untuk CAT ini, agar mereka siap tempur sesuai jaringan yang sudah disampaikan”, harapnya.
Program yang sudah dicanangkan sejak tahun 2018 ini, diakui Hanif lebih transaparan dan akuntabel. “Peserta harus melaksanakan test ini dengan sebaik baiknya, karena peluang itu bergantung dari kemampuan peserta itu sendiri”, tandasnya.
Mewakili Tim Supervisi Itjen Kemenag RI Dewi menyatakan seluruh perihal teknis CAT yang dilaksanakan Kemenag Riau berjalan lancar tidak ada halangan. “Baik itu koneksi internet maupun data basenya berjalan lancar, bahkan dari sisi formasi nya 2 x juga memenuhi syarat sesuai regulasi yang sudah ditetapkan”, ucapnya.
Sampai berita ini diturunkan masih berlangsung pelaksanaan ujian oleh para calon petugas haji Kemenag Riau Tahun 1440 H.(vera/faj)