Riau (Inmas)- Akhir Februari
2019 lalu Kepala
MAN 1 Pekanbaru, H Marzuki, M Ag menyambut kepulangan Puti
Jasmine siswi kelas XII IIS 2 yang telah mengikuti program pertukaran pelajar selama
6 bulan di Jepang.
Kepala MAN 1 Pekanbaru, H Marzuki M Ag, Rabu (6/3/2019)
kepada Inmas mengatakan, dari 14 siswa Indonesia yang mengikuti program
pertukaran pelajar di Jepang, salah seorangnya adalah Puti
Jasmine dari MAN 1 Pekanbaru. Peserta
pertukaran pelajar Jepang melaksanakan program Kakeshi
Foundation dari tanggal 21 Agustus 2018- 17 Februari 2019.
Puti Jasmine di
tempatkan di Kanagawa Prefecture Yokosuka Super Science Senior High School.
Puti yang berlatar belakang Jurusan Sosial di MAN 1 Pekanbaru menemui kesukaran
dalam pelajaran jurusan sains di kelasnya. Mata pelajaran yang di ajarkan di
kelasnya antara lain sejarah dunia, bahasa Jepang, kaligrafi Jepang (Shoujou),
dan matematika. Puti juga kesulitan menjalankan shalat 5 waktu di sekolahnya
karena disiplin di sekolah Jepang tidak mengizinkan siswa keluar kelas pada
waktu belajar.
“Namun semua masalah yang dihadapi
Puti dapat di selesaikan dengan baik setelah berkoordinasi dengan pihak sekolah
dan panitia pertukaran pelajar,” jelas Marzuki dan berpesan
agar Puti rajin belajar dan meneruskan pendidikan di MAN 1 Pekanbaru dan
menjadikan pengalaman di Jepang sebagai mutu manikam atau pengalaman berharga
untuk kehidupannya kedepan. “Selamat datang ananda Puti Jasmine di
MAN 1 Pekanbaru,” ucapnya bangga.
Puti menambahkan, selama di
Jepang ia tinggal di asrama (Ryou) yang harus
menempuh perjalanan satu setengah jam naik kereta api untuk sampai ke sekolah.
Pada waktu libur musim dingin (winter) Puti di inapkan bersama host family
yaitu keluarga Uehara untuk belajar budaya Jepang dan tinggal di rumah dengan
disiplin Jepang.
“Program pertukaran pelajar ini
mengajarkannnya untuk disiplin waktu, menghormati orang yang lebih tua,
beradaptasi dengan budaya negara lain dan bersabar dengan perbedaan yang terjadi
dalam masyarakat,” kenangnya. (mus/rls)