Riau (Inmas) – Sebanyak 565 peserta yang berhak mengikuti mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang CPNS Kemenag Riau Tahun 2018 pada Senin (17/12) pagi. Kegiatan ini diawali dengan peragaan soal soal yang masih terbungkus rapi dan bersifat rahasia dihadapan seluruh peserta, disaksikan para Kasubbag di lingkungan Kanwil Kemenag Riau selaku pengawas pelaksanaan SKB di Halaman Kampus MAN 2 Model Pekanbaru. Hadir pada kesempatan itu PLT Kakanwil Kemenag Riau beserta jajaran, perwakilan Biro Kepegawaian Hariyanto dan tim Itjen Kemenag RI yang menurunkan dua personilnya turun langsung memantau pelaksanaan test SKB yang dipusatkan di MAN 2 model Pekanbaru.
Kasubbag Ortala dan Kepegawaian Drs H Kamaruddin menuturkan peserta dituntut menyiapkan diri dalam pelaksanaan ujian SKB tahun ini. Peserta yang mengambil formasi guru harus mampu mempraktekkan cara mengajar dengan alat peragaan. Ia menjelaskan dalam tahapan wawancara Panitia menggunakan interval nilai dan alokasi waktu kepada setiap peserta. Lebih dari itu, dikatakannya panitia juga menyiapkan white biar dan spidol dalam tahapan itu, maka manfaatkan kesempatan ini dengan baik, ungkap Kamarudin saat dihubungi terpisah usai pelaksanaan Ujian SKB di ruangan majelis guru MAN 2 Model Pekanbaru.
Menurut info yang diterima Humas Kemenag Riau, sebanyak 546 peserta yang hadir pada hari pertama pelaksanaan SKB CPNS 2018, hanya 19 peserta saja yang tidak hadir mengikuti SKB. Walau demikian, Kamaruddin mengungkapkan kemungkinan penyebab peserta yang tidak hadir cukup beragam. “Mungkin karena sakit, lokasi yang terlalu jauh sehingga sulit mendapatkan informasi tau ada halangan penting lainnya, ujar Kamarudin. “Kalau tidak hadir berarti dianggap mengundurkan diri dan otomatis sudah gugur”, katanya. Apalagi yang hadir jauh lebih banyak ketimbang yang tidak hadir, hal ini adalah sebuah hal yang wajar, terang Kamarudin kepada tim Inmas Kanwil Kemenag Riau.Â
Kamarudin menghimbau agar peserta betul betul fokus dan konsentrasi dalam menjalani test SKB tersebut, mengingat tim penguji yang diturunkan untuk test wawancara ini cukup banyak sekitar 19 orang. “Peserta harus memiliki wawasan kebangsaan, melek informasi dan isu kekinian yang berkembang di negeri ini”, sebut Kamarudin. Selain itu Ia mengingatkan kepada peserta untuk menjaga kesehatan, stamina, dan semangat.Â
Dikatakannya indikator dan kisi kisi soal wawancara esok hari yang dibuat tim penguji sudah tercantum dalam form khusus. “Tim penguji memiliki akun masing masing, setelah satu persatu peserta selesai menjawab pertanyaan, nilai wawancara langsung jadi, dan langsung dikirim secara online ke Kemenag pusat”, ungkapnya Kamarudin. Ia memastikan dengan cara itu akan menutup kemungkinan intervensi dari oknum untuk hal yang tidak baik, karena tidak ada rekayasa maupun istilah joki jokian, katanya lagi.
Selain mengingatkan peserta test, Kamarudin juga menegaskan agar panitia bisa bekerja secara optimal.“Saya selaku sekretatis panitia CPNS Kmeenag Riau sangat mewanti wanti kepada seluruh panitia agar berhati hati dan terus berkoordinasi yang baik dengan pihak terkait Pelaksanaan CPNS Kemenag Riau”, ucap Kamarudin.(Vera/Adi)