Riau (Inmas) - Jemaah haji dari embarkasi /debarkasi Haji Antara Riau telah hampir seluruhnya kembali ke Tanah Air. Otomatis masih menyisakan 4 jemaah yang masih dirawat di RS Arab Saudi dan 19 jemaah yang tergabung dalam kloter gabungan dengan Provinsi Kalbar dan Jambi BTH 29 yang masih melaksanakan ibadah Arbain di Madinah Almunawwarah.
“Mulai dari kloter BTH 2 hingga 10 untuk gelombang pertama dan BTH 18 hingga 20 dan 29 untuk gelombang kedua," ujar HM Saman S Sos MSi selaku Kepala Bidang Penerimaaan dan Pemberangkatan jemaah haji PPIH EHA Riau.
Dia menuturkan, hingga saat ini seluruh jemaah haji dari dua gelombang tersebut telah sampai di Tanah Air.
Adapun berdasarkan data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) hingga hari ini, dari total 5385 jemaah haji, total jemaah yang sudah dipulangkan sebanyak 5352 orang ke Tanah Air. Mereka berasal dari 12 kloter.
Ini berarti masih ada 19 jemaah lagi pada kloter BTH 29 di Tanah Suci dan 4 orang jemaah yang masih sakit dirawat di Arab Saudi. Sementara jamaah haji yang meninggal di Arab Saudi sebanyak 10 orang.
Fase pemulangan jamaah haji gelombang I dari Bandara King Abdul Aziz Jeddah menuju Bandara Hang Nadim Batam telah berlangsung sejak 17 Agustus 2019. “Total sebanyak 4017 jemaah beserta petugas telah dipulangkan ke tanah air” ujarnya.
Sementara, fase pemulangan jemaah haji gelombang dua sejak 04-06 September sebanyak 1335 jemaah beserta petugas yang diterbangkan ke tanah air dari Bandara AMMA Madinah.
Sehingga total jemaah yang sudah dipulangkan dari tanah suci sebanyak 5352 orang. Termasuk satu orang jemaah yang tanazul akhir dari BTH 19 bernama Sumiyati Muhammad Iskak. Jemaah asal Kuansing ini baru saja mendapatkan tindakan medis berupa operasi fraktur patela di Arab Saudi.
Ia diberangkatkan dengan kloter BTH 21 asal Jambi yang dipulangkan dengan pesawat Saudi Airlines SV 5600 ke Bandara Hang Nadim Batam. “Alhamdulillah mendarat di Bandara Hang Nadim Batam tepat pukul 21.25 WIB, Jum’at (06/09)”, terang Zulfadli.
 “Insyaallah jemaah dengan nomor paspor C2707032 dan nomor porsi 400074548 ini akan diterbangkan ke Pekanbaru besok pagi pukul 10.00 WIB dengan maskapai Lion Air”, kata Dr Zulfadli Lc kepada humas melalui pesan WhatsApp, Jum’at (06/09) pukul 23.45 WIB.
Menurut informasi terakhir, setiba di Pekanbaru jemaah akan ditunggu satu unit ambulans ditangga pesawat.
Disisi lain, satu jemaah dari kloter BTH 20 asal Dumai saat ini masih ditangani tim medis di rumah sakit Awal Bros setiba di Pekanbaru dini hari tadi, Jum'at (06/09) di EHA Riau.
Jemaah atas nama Nursiah Husin Ahmad (79) ini mengidap penyakit infeksi paru paru. Ia dilarikan ke rumah sakit awal bross pada Jumat (06/09) didampingi Zetralinda Bahar Gindo (50) sebagai pendamping jemaah.
Menurut informasi hingga Jumat petang kemarin, jemaah masih berada di ruang ICU RS Awal Bros.Â
Menanggapi hal itu Kakanwil Kemenag Riau Dr H Mahyudin MA berencana untuk membesuk jemaah ke Rumah sakit, namun karena posisi jemaah masih diruang ICU, akhirnya niat untuk membesuk ditunda dan menunggu waktu yang tepat hingga bisa dikunjungi. (vera)