Riau (Inmas) Sebagai Wujud
kegembiraan Umat Buddha, Panitia Waisak Bersama selenggarakan Dharmasanti Tri Suci Waisak 2563 BE/ 2019
di Ska Co Ex Pekanbaru yang diikuti 50 Organisasi Buddha dan Tionghoa yang
ada di Pekanbaru, Sabtu 15 Juni 2019.
Tampak Hadir pada acara tersebut
Perwakilan Sangha Bhante, Bhante Jayamedho, Gubernur Riau, diwakili Asisten 1, Ahmad
Syah Harrofie, SH, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau,
Pembimbing Masyarakat Buddha, Tarjoko S.Pd, MM, Ketua Walubi, Ketua Permabudhi,
Muspida serta Ketua dan para Pengurus Majelis Yayasan serta Organisasi Budhis
dan Tionghoa.
Iringan Barongsai yang membawa
Barisan Parade Bendera menjadi pertanda dimulainya acara Dharmasanti Tri Suci Waisak
yang kemudian diikuti Barisan Tamu Undangan.
“Perbedaan adalah anugrah yang
Patut disyukuri yang membuat kita beraneka ragam akan tetapi tujuan kita tetap
satu mewujudkan Persatuan NKRI ungkap Bhante Jayamedho”
Marilah kita hayati hikmat Buddha, jadilah warga Negara yang baik, kuatkan kedamaian dalam rumah tangga, dalam tempat pekerjaan, vihara dan Masyarakat. Janganlah berbuat yang buruk yang dapat melukai orang lain yang membuat orang lain susah pesannya.
“Selamat Merayakan Hari Raya
Waisak kepada Umat Buddha di Provinsi Riau “ Ungkap Ahmad Syah Harrofie, SH
mengawali sambutannya.
Beliau berharap Perayaan Dharmasanti Tahun ini dapat membawa keharmonisan, kebahagian dan kedamaian tidak saja bagi umat buddha tapi bagi seluruh Umat beragama yang ada di Provinsi Riau. Mari seluruh Umat Buddha menjadikan ini sebagai Momentum untuk merenungkan nilai – nilai luhur yang diajarkan sang Buddha pesannya mengakhiri
Sementara itu Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau yang diwakili Pembimbing Masyarakat Buddha, Tarjoko, S.PD, MM menyampaikan Dharmasanti Waisak merupakan Puncak dari rentetan rangkaian kegiatan yang sudah dilaksanakan sebelum Waisak.
“ini merupakan wujud kegembiraan Umat Buddha, wujud rasa cinta kepada Budha Sang Buddha Gautama dirayakan dengan penuh sukacita dengan memperingati tiga peristiwa penting yaitu Lahirnya Pangeran Siddharta, Menjadi Buddha dan Parinibbana ” Beliau berharap Semoga Umat Buddha memaknai Waisak sebagai hari yang suci bagi dirinya dan ajaran Sang Buddha dapat dilaksanakan setiap hari dalam kehidupan sehari-hari.
Acara
Dharmasanti Waisak ini juga diisi dengan pemberian Penghargaan Kepada
orang-orang yang telah mengabdikan diri diberbagai Majelis untuk Perkembangan
agama Buddha di Riau. Ada 103 Orang peserta yang menerima penghargaan yang telah
mengabdi selama 10 hingga 30 Tahun (belen/dodo)