Riau (Inmas) - Sepuluh orang Calon Jamaah Haji Kloter 6 BTH dilaporkan menunda keberangkatan untuk menunaikan ibadah haji.
Kepastian tertundanya keberangkatan jemaah calon haji ini diperoleh humas Kemenag dari data Siskohat Kementerian Agama Provinsi Riau.
Kemudian diperkuat dengan laporan Sekretaris PPIH Embarkasi Haji Antara Riau Masrul Kasymi dihadapan seluruh 440 jamaah saat acara prosesi pelepasan di aula keberangkatan.
"Mereka (jemaah calon haji) semuanya berjumlah 450 orang ditambah lima orang petugas kloter, karena ada 10 yang sakit maka total yang terbang ke tanah suci hanya 440," kata Karo Kesra Masrul Kasymi melaporkan, Rabu (10/7/2019).
Dijelaskan Masrul dalam laporannya, kesepuluh jemaah calon haji yang menunda keberangkatannya itu karena alasan yang beragam.
Ada yang disebabkan karena sakit, ada yang penggabungan mahram, ada juga yang karena tindakan alasan dinas, sebutnya.
"Dua orang sakit, satu orang merupakan jemaah pendamping," ujarnya.
Berikut nama-nama jemaah calon haji kloter 6 BTH yang tunda berangkat ke Arab Saudi:
1. Ridwan Bin Umar nomor manifest 308, alasan karena sakit.
2. Yuniarti Damsini Kulin. Nomor manifest 30, alasan karena pendamping.
3. Zamzami Burhan nomor manifest 354, ditunda karena alasan dinas
4.Yuliharti Abbas, nomor manifestasi 355, ditunda karena pendamping
5. Zulkarnaini, nomor manifestasi 356, ditunda karena penggabungan mahram
6. Nelda Roza, nomor manifestasi 357, ditunda karena penggabungan mahram
7.Miftahuddin, nomor manifestasi 358, ditunda karena sakit di daerah
8.Nofmiyati, nomor manifest 359, ditunda karena pendamping
9 Suwardi bin Nasirun Sumorejo, nomor manifest 112 , ditunda karena sakit dalam perjalanan menuju ke asrama
10. Mariyam Binti Azhari Dolasirat, nomor manifest 111, ditunda karena pendamping jamaah tunda.
Diketahui, jemaah calon haji kloter 6 BTH dari Kepulauan Meranti, Pekanbaru dan Inhu ini akan bertolak ke Arab Saudi setelah dilepas oleh Bupati Inhu yang diwakili Bobi Rahmad MSi pada pukul 01.00 WIB dini hari. Kloter 6 BTH berangkat dari Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru pukul sekitar pukul 03.00 dini hari menuju Batam.(vera)