Riau (humas)- Meski belum ada kepastian perihal keberangkatan ibadah haji tahun ini, karena terkendala pandemi virus corona. Namun, para calon jemaah jemaah haji Provinsi Riau tetap antusias melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH).
Hal ini terbukti dari prosentase jumlah jemaah yang melunasi hingga 30 April lalu mencapai 4602. Jumlah itu terhitung dari total kuota Riau 5008 jemaah.
Itu artinya, hanya tersisa 406 calon jemaah yang belum melakukan pelunasan. Hal itu diungkap oleh Kasi Pendaftaran dan Dokumen Haji Bidang PHU Kanwil Kemenag Riau Drs H Elwizar MA, Senin (11/05).
"Kalau dipersentasekan jumlah calon jemaah yang sudah melunasi BPIH sejak 19 Maret 2020 sudah hampir 92 persen," kata mantan Kasubbag Umum ini.
Ia mengungkapkan, jika dilihat per daerah ada dua kabupaten yang melakukan pelunasan BPIH tahap satu hampir mencapai 100 persen. Sebab, masing-masing hanya sisa dua dan tiga jemaah yang belum melakukan pelunasan. "Dua kabupaten itu adalah Siak dan Inhu. Di Siak, hanya sisa dua jemaah dan di Inhu hanya 3 yang belum melunasi BPIH," ungkapnya.
Tercatat dari data Kanwil Kemenag Riau, kuota jemaah haji di Siak pada tahun ini sebanyak 213. Sedangkan Inhu, 194 orang. Sementara itu, daerah paling banyak mendapatkan porsi jemaah ialah Kabupaten Kampar dengan total jemaah 938 orang.
Elwizar menyampaikan, para calon jemaah yang belum melunasi BPIH pada tahap I ini masih punya kesempatan melakukan pelunasan di tahap II yang dijadwalkan tanggal 12 sampai 20 Mei 2020 mendatang.
"Yang berhak melunasi di tahap kedua nanti adalah yang mengalami gagal sistem. Lalu, para penggabungan suami dan istri, serta orang tua dan anak. Juga para calon jemaah haji cadangan, disabilitas dan pendamping lansia," ungkapnya.
Meski begitu, dia menuturkan hingga kini belum diketahui kapan ibadah haji 2020 akan digelar. Mengingat waktunya sangat mepet dengan pandemi Covid-19. "Kami masih menunggu informasi dari pusat," tuturnya.
Ketika disinggung, apakah ada kekhawatiran dari jemaah ibadah haji tahun ini tak terlaksana lantaran wabah virus corona. Menurutnya itu wajar saja terjadi. “Tapi, mungkin karena uangnya sudah disiapkan jemaah, jadi antusias jemaah tetap tinggi untuk melakukan pelunasan,” sebutnya.
Untuk diketahui, BPIH Riau tahun ini sesuai Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 6 Tahun 2020, nilainya ditetapkan sebesar Rp33.083.602. Angka ini bertambah jika dibandingkan tahun lalu sebesar Rp32. 306. 450 “Ada penambahan hampir Rp1 juta. ,” terangnya.
Sementara kuota haji reguler Riau tahun ini tidak mengalami pengurangan kuota dengan total jemaah 5047 orang.
Dengan rincian 5008 Jemaah Haji porsi normal, 51 Jemaah Haji prioritas lansia, 34 Petugas Haji Daerah (PHD) dan 5 orang kuota pembimbing haji dari Unsur Kelompok Bimbingan Haji dan Umrah (KBIHU). (vera)