Riau
(Inmas)- Sebanyak 46.725 siswa madrasah
dari 1.268 lembaga akan mengikuti ujian pada tahun pelajaran 2018/ 2019 di
Kabupaten/ Kota se Provinsi Riau. Jumlah tersebut terdiri dari siswa Madrasah
Ibtidaiyah (MI) sebanyak 8.237, siswa
Madrasah Tsanawiyah (MTs) sebanyak 27.574 siswa dan siswa Madrasah Aliyah (MA)
sebanyak 10.914 siswa.
Kepala Bidang
Pendidikan Madrasah H Asmuni MA melalui Kasi Kurikulum dan Evaluasi Kemenag
Riau, H Rahmat Suhadi, S. Pd. I, M. Pd. I, Jumat (8/3/2019) mengatakan, dari
46.725 siswa tersebut berasal dari lembaga madrasah tersebar di Kabupaten/ Kota
se Provinsi Riau baik negeri maupun swasta, dengan rincian MI 397 lembaga, MTs
596 lembaga dan MA 275 lembaga.
“Siswa
Madrasah akan menjalani ujian terdiri dari Ujian Sekolah Berstandar Nasional
(USBN), Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN), dan Ujian Nasional
(UN). Dengan pelaksanaan ujian Berbasis Komputer (BK) untuk UAMBN dan UN 100%,
sedangkan untuk USBN dilaksanakan dua mode, Kertas Pensil (KP) dan BK,” jelas
Rahmat saat ditemui di ruang kerjanya usai meninjau pelaksanaan USBN di
beberapa madrasah di Pekanbaru.
Berdasarkan
jadwal yang telah diedarkan di Madrasah, pelaksanaan USBN KP/ BK tingkat MA
akan berlangsung pada 8- 21 Maret 2019, baik kurikulum 13 maupun KTSP 2006. UAMBN
BK Tingkat MA pada 13, 14 dan 15 Maret 2019 untuk jadwal utama, 25, dan 26
Maret 2019 untuk ujian susulan dengan studi Alqur’an Hadist, Figh, dan SKI. UN
BK Tingkat MA pada 01, 02, 04 April 2019 ujian utama dan 08, 15, dan 16 April
2019 ujian susulan dengan bidang studi Bahasa Indonesia, Matematikan, Bahasa
Inggris dan satu mata pelajaran jurusan yang diujikan.
UAMBN BK Tingakat
MTs akan dilaksanakan pada 20 – 22 Maret 2019 untuk ujian utama, dann susulan
pada 27-28 Maret 2019 ujian susulan. UN BK utama MTs dilaksanakan pada 22- 25
April 2019, dan susulan pada 29-30 Aparil 2019 dengan maple Bahasa Indonesia,
Matematika, Bahasa Inggris dan IPA.
USBN utama Tingkat
MI pada 22-24 April 2019 dan susulan pada 26, 29 dan 30 April 2019 dengan mata
pelajaran Bahasa Indonesia, Matematikan, dan IPA.
“USBN tahun pelajaran 2018/2019 di Provinsi Riau sebagian
besar sudah melaksanakan USBN secara BK, sebagian kecil masih menggunakan KP. Namun
untuk masing- masing Kabupaten/ Kota telah ditetapkan minimal 1 pilot projeck
untuk USBN BK seperti Siak, Meranti, Kampar dan Rokan Hulu, selebihnya, hampir
100% sudah USBN-BK,” ungkap Rahmat dan
berharap dengan segala persiapan yang telah dilakuka oleh madrasah, ujian di
madrasah baik USBN, UAMBN dan UN dengan BK dapat berjalan lancar. (mus/faj)