0 menit baca 0 %

450 BTH 3 Asal Inhil Disambut Kakanwil Di Aula Kedatangan EHA Riau

Ringkasan: Riau (Inmas) - Calon jamaah haji (CJH) kloter 3 BTH Asal Inhil masuk Asrama Haji Embarkasi Haji Antara (EHA) hari ini. Total jamaah ada 450 CJH yang masuk Embarkasi  sebelum terbang ke Tanah Suci besok. Jumlah itu terdiri dari 212 laki laki, dan 238 pr. Secara keseluruhan mereka terbagi dalam 40 r...

Riau (Inmas) - Calon jamaah haji (CJH) kloter 3 BTH Asal Inhil masuk Asrama Haji Embarkasi Haji Antara (EHA) hari ini. Total jamaah ada 450 CJH yang masuk Embarkasi  sebelum terbang ke Tanah Suci besok. Jumlah itu terdiri dari 212 laki laki, dan 238 pr. 

Secara keseluruhan mereka terbagi dalam 40 regu dan 10 rombongan kelompok terbang (kloter) dan mulai diterbangkan dari Bandara SSK Pekanbaru ke Hang Nadim Batam dini hari nanti sekitar pukul 03.00 dini hari, Minggu (07/07).

Setiba di EHA para petugas akan menyambut jamaah dari berbagai tingkatan usia tersebut dengan penuh suka cita. Selanjutnya, mereka harus bergegas mengambil sarapan yang sudah disediakan PPIH EHA Riau.

Ada program program yang harus diikuti jamaah selama di embarkasi, seperti pembekalan untuk Karo dan karu, kata Erizon Efendi Kabid PHU Kemenag Riau saat dikonfirmasi di ruang Siskohat, Sabtu (06/07).

Para jamaah akan diatur sedemikian rupa, agar kedatangan di asrama haji hingga keberangkatan sesuatu jadwal yang ditetapkan.

Kepala Bidang PHU Kanwil Kemenag Riau tersebut  menghimbau jamaah untuk tidak membawa barang barang yang terlarang untuk kabin. Misalnya benda tajam seperti gunting, potong kuku, pisau, dan lainnya.

Menurutnya kebijakan itu merupakan bentuk kewaspadaan sekaligus antisipasi terjadinya hal hal yang buruk dari penumpang pesawat.

Termasuk benda  cair diatas 200 ml, sebutnya. Seperti Pepsodent, sabun cair, Molto, pewangi pakaian dll.

Sama seperti kemarin, turun dari bus, jamaah  langsung menjalani serangkaian proses. Diawali pemeriksaan kesehatan oleh pihak KKP Kelas II Pekanbaru, pemberian gelang besi dari PPIH Kemenag, penyerahan living cost senilai SAR 1500, dan pembagian kunci kamar.(vera)