0 menit baca 0 %

449 BTH 19 Bertolak ke Madinah, 2 Jemaah yang Di Rawat Sudah Bergabung

Ringkasan: Riau (Inmas) Jemaah  sebagian sudah mulai bergerak ke Madinah, untuk melaksanakan rangkaian ibadah Arbain. Jemaah ini merupakan yang tiba pada gelombang kedua di Arab Saudi.Kelompok terbang (kloter) BTH 19 menjadi rombongan kedua setelah BTH 18 jamaah haji gelombang II Embarkasi Haji Antara Riau ya...

Riau (Inmas) Jemaah  sebagian sudah mulai bergerak ke Madinah, untuk melaksanakan rangkaian ibadah Arbain. Jemaah ini merupakan yang tiba pada gelombang kedua di Arab Saudi.

Kelompok terbang (kloter) BTH 19 menjadi rombongan kedua setelah BTH 18 jamaah haji gelombang II Embarkasi Haji Antara Riau yang diberangkatkan menuju Madinah.

Mereka akan berada di Madinah selama 8 hari untuk menjalani sunah Arbain atau salat 40 waktu di Masjid Nabawi sebelum pulang ke Indonesia.

Usai tiba di Madinah, jemaah haji yang dilepas oleh Kepala Sektor I mekkah H Mi'rad SAg ini diminta menggunakan alat pelindung diri ketika beraktivitas di luar ruangan. Pasalnya, cuaca di Madinah lebih terik dibanding Mekkah.

Jamaah haji asal Kabupaten Kuansing dan Siak ini akan diangkut menggunakan 10 bus menuju Madinah yang berjarak sekitar 6 jam perjalanan dari Mekkah.

Ini adalah bagian (rombongan) pertama menuju Madinah. Mereka akan tinggal selama 8 hari atau selama 40 waktu salat berjamaah di Masjid Nabawi (Arbain) dan berziarah ke tempat-tempat yang sangat bersejarah," kata Ketua kloter pada Senin (26/08) melalui via WhatsApp.

“Salah satunya adalah untuk menunaikan ibadah arbain atau salat 40 waktu berjamaah berturut-turut di Masjidil Nabawi, Madinah.”, Ungkap Resman Junaidi kepada humas.

Akhir kedatangan jamaah haji gelombang II dari Makkah ke Madinah tanggal 6 September 2019

Berbeda dari jamaah haji gelombang I yang turun di Bandara Price Mohammad bin Abdul Aziz Madinah, jamaah gelombang II turun di Bandara King Abdul Azis Jeddah.

“Dari Jeddah, jamaah haji gelombang II langsung menuju Makkah untuk melakukan umrah wajib dan mukim di kota kelahiran Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam tersebut hingga pelaksanaan puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armina)”, jelasnya.

Berdasarkan data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kemenag RI, jumlah jemaah haji gelombang II dari EHA Riau dari empat kloter yaitu BTH 18, BTH 19, BTH 20, dan BTH 29.

Sesuai agenda, jemaah haji gelombang II tersebut pulang ke Tanah Air adalah pada 4 sampai 15 September 2019. Mereka akan dipulangkan melalui Bandara Madinah.

Total sebanyak 449 jemaah haji termasuk petugas gelombang dua akan digeser dari Makkah ke Madinah secara perlahan. Jemaah tersebut berasal dari dua kabupaten Kuansing, dan Kabupaten Siak.

Tercatat seorang jemaah yang wafat pada kloter ini yang semula berjumlah 450 orang.

Ia menyebut jemaah haji diberangkatkan dari Mekkah ke Madinah pada Senin (26/8/2019), mulai pukul 12.00 Waktu Arab Saudi (WAS) atau sekitar pukul 16.00 WIB petang hari ini. Adapun kedatangan berakhir pada pukul 23.00 WAS, sebutnya.

Seperti jemaah haji gelombang satu, jemaah haji gelombang dua akan tinggal di Madinah selama 8,5 hari sebelum akhirnya kembali ke tanah air pada 4 September 2019.

"Dengan perhitungan 6 jam perjalanan dari Makkah ke Madinah ditambah alokasi 40 waktu solat (Arbain) ditambah 6 jam perjalanan dari hotel hingga take off (kembali ke tanah air). total sekitar 8,5 hari," jelasnya.

Jemaah kloter BTH 19 di Madinah  akan menempati hotel wilayah sektor 4 dengan nomor hotel 417 dan 418.

Resman menambahkan pendorongan jemaah haji sektor I dari Mekkah ke Madinah terbagi dalam 10 rombongan dengan 10 bus. “Bus I dipandu Karom I sebanyak 43 orang, Bus 2 dipandu karom 2 sebanyak 45 orang, bus 3 dipandu karom 3 sebanyak 46 orang, bus 4 dipandu karom 4 sebanyak 45 orang, bus dipandu karom 5 sebanyak 44 orang, bus 6 dipandu karom 6 sebanyak 41 orang, bus 7 dipandu karom 7 sebanyak 45 orang, bus 8 dipandu karom 8 sebanyak 45 orang, bus 9 dipandu karom 9 sebanyak 45 orang dan 45 orang pada bus 10 dipandu karom 10 serta 1.

"Saat ini tas jemaah pun ditumpuk berdasarkan rombongan masing masing", katanya.

Sebagai informasi jemaah haji kloter BTH 19 yang kemarin sempat dirawat di RS Arab Saudi king Faisal sudah bergabung kembali dengan jemaah kloter BTH 19.

Jemaah tersebut atas nama Erni Johan Hamzah yang mengidap penyakit radang paru paru dan diabetes militus. Ia masuk RS pada Tanggal 16 Agustus 2109.

Satu jemaah lainnya adalah Risnawati asal.Kuansing yang didiagnosa diabetes dan pneumonia. Sedangkan jemaah yang menggunakan kursi roda terhitung sebanyak 12 orang.(vera)