Batam (Inmas)- Sebanyak 447 Jamaah Calon Haji (JCH) Kelompok Terbang (Kloter) 10 Embarkasi Batama (BTH) telah lepas landas dari Bandara Hang Nadim Batam pada pukul 09.26 WIB lebih cepat 4 menit dari jadwal semula. JCH Kloter 10 BTH merupakan jamaah terakhir asal Riau yang bertolak ke Tanah Suci, karena mulai besok PPIH Embarkasi Batam akan mulai melayani jamaah asal Kalimantan Barat. Wakil Bupati Rokan Hilir Jamiluddin secara resmi melepas keberangkatan JCH Kloter 10 BTH di Asrama Haji Batam, Kamis (18/8) pagi. Hadir pada saat pelepasan Sekretaris PPIH Embarkasi Batam Syahbudi, undangan dan jamaah yang memadati ruangan.
Dalam laporannya Sekretaris PPIH Embarkasi Batam, H. Syahbudi mengatakan sampai saat ini sebanyak 9 kelompok terbang terlah diberangkatkan ke Madinah dengan jumlah jamaah yang telah diberangkatkan sebanyak 4.030 jamaah.
JCH Kloter 10 BTH adalah merupakan jamaah yang berasal dari Provinsi Riau, berjumlah 447 orang dengan rincian Rokan Hilir 171 orang, Pekanbaru 142 orang, Kampar 75 orang, Bengkalis 28 orang, Pelalawan 12 orang, Dumai 7 orang, Indragiri Hilir 4 orang, Kuantan Sengingi 3 orang dan petugas kloter 5 orang.
“Dari 447 jamaah, 204 adalah jamaah laki-laki dan 243 jamaah perempuan”, ujar Syahbudi menjelaskan.
Terdapat tiga orang JCH yang ditunda keberangkatannya di Embarkasi yaitu Marijah Amad Kasri asal Rokan Hilir nomor manifest 10/95 karena sakit, Ahmad Sakiyo Iman Warno asal Rokan Hilir nomor manifest 10/94 (pendamping jamaah sakit), dan Jamil Sembai Usman Bin Sembai asal Kabupaten Rokan Hilir nomor manifest 10/71 karena sakit.
“Dan terdapat empat orang mutasi masuk ke Kloter 10 BTH yaitu Muhammad Nasir Abdul Hamid asal Bengkalis nomor manifest 10/186, Rosdiana Nasir Ebol asal Bengkalis nomor manifest 10/187, Jamal Damu Darsa asal Pelalawan nomor manifest 10/449 dan Kholimah Tabid Darmawi asal Pelalawan nomor manifest 10/450”, ujar Syahbudi lagi.
Berdasarkan jadwal JCH Kloter 10 akan tiba kembali ke Tanah Air pada 27 September 2016 pukul 12.35 WIB. “Berdasarkan hasil qurah maktab, selama berada di Makkah JCH Kloter 10 akan menempati pemondokan di wilayah Mahbas Jin Maktab 60 Nomor Rumah 102”, ucap Syahbudi.
Sementara itu Wakil Bupati Rokan Hilir, Jamiluddin mengatakan jamaah calon haji merupakan orang-orang pilihan dan manusia yang beruntung karena telah dipilih Allah SWT untuk memenuhi panggilannya. “Banyak sekali umat Islam yang ingin menunaikan ibadah haji, namun belum mendapatkan panggilan, Bapak-Ibulah yang mendapatkan panggilan itu, syukurilah”, kata Jamiluddin.
“Pesan saya jagalah silaturahmi, sebab selama berada di Arab Saudi tidak ada sanak saudara, tidak keluarga lagi karena semua sudah kita tinggalkan di rumah. Jamaah lain yang bersama dalam Kloter inilah yang menjadi saudara baru bagi kita”, katanya lagi.
“Harapan kami bekerja samalah, jaga kekompakan sebab di Tanah Suci banyak hal bisa terjadi. Faktanya banyak jamaah yang sehat setibanya di sana bisa sakit karena berbagai sebab, tetapi banyak juga yang sakit ketika berangkat bisa sehat selama berada di Tanah Suci. Itulah kekuasaan Allah ”, urainya.
Jamiluddin juga mengharapkan jamaah haji berkenan untuk mendoakan agar Indonesia bisa segara terlepas dari berbagai masalah. “Doakanlah agar kita segera bisa keluar dari krisis ini”, tambahnya. (hatiman/rls)