Menurut
data pada Sistem Komputerisasi Haji terpadu (siskohat) Kantor Kementerian Agama
Kabupaten Rokan Hulu sampai tanggal 19 Mei 2020 tercatat 446 Jamaah Haji Rokan
Hulu telah melakukan pelunasan Biaya Perjalanan haji (Bipih) tahun 1441 H /
2020 M.
Melalui Bapak H. Yunisri,S.Sos bagian
dokomen Haji Kemenag Rohul Menyampaikan, dari 446 tersebut terdiri dari 421
Jamaah melakukan pelunasan pada tahap Pertama tanggal 19 Maret sampai 30 April
2020.
Sedangkan
pada pelunasan tahap kedua yang dibuka sejak tanggal 12 Mei sampai hari ini
Rabu(19/5) telah melunasi Bipih sebanyak 25 jamaah. Yang terdiri dari : gagal
system tahap Pertama sebanyak 3 jamaah, Penggabungan Mahram suami Istri dan
orang tua dan anak sebanyak 9 jamaah, dan jamaah haji cadangan sebanyak 13
jamaah.
Sementara
itu, menurut beliau pelunasan tahap kedua
masih tersisa satu hari lagi yaitu hari Kamis tanggal 20 Mei 2020. Dengan
demikian pelunasan Bipih bagi jamaah haji sejak 20 Mei 2020
telah resmi ditutup secara nasional.
Kasi
PHU Kemenag Rohul H.Marthillevi Saleh,S.Ag,M.Sy menyampaikan saat ini sedang
berlangsung pelunasan Bipih bagi jamaah haji untuk tahap kedua yang telah
dibuka sejak tanggal 12 Mei sampai 20 Mei 2020. Sedangkan tahap pertama telah selesai
dilaksanakan pada tanggal 19 Maret sampai 30 April yang lalu.
Pada
tahap kedua ini diperuntukkan bagi jamaah haji tahap kesatu yang pada saat proses pelunasan mengalami kegagalan system
pada pelunasan pertama, Pendampinng jamaah haji lansia, jamaah haji
penggabungan suami/istri dan anak kandung/orang tua terpisah, jamaah haji
penyandang disabilitas dan pendampingnya, jamaah nomor porsi cadangan nomor
urut berikutnya berdasarkan database
siskohat sebesar 10 ?ri kuota provinsi atau Kabupaten/Kota.
“ Selama pandemic corona Sampai saat ini
tahapan-tahapan pelaksanaan haji tahun 1441 H / 2020 M di Kemenag rohul tetap
berjalan dan dilaksanakan sebagai mana biasa sesuai jadwal rencana aksi
perjalanan haji 1441 Hijriah. Seperti manasik Online dan pelunasan Bipih sedang
berlanjut kemudian nanti dilanjutkan tahapan berikutnya. Seandainya ada opsi
lain tentang pemberangkatan haji tahun 1441 Hijriah,
kita menunggu keputusan dari Kementerian Agama pusat dan Pemerinah arab Saudi,,” Jelas H. Marthillevi.***(Eel)