Riau (Inmas) – Lebih dari tiga ribu jemaah haji Embarkasi haji Antara Riau yang telah mendarat di Bandara Hang Nadim Batam sejak pemulangan pertama Tanggal 18 Agustus 2019. Hingga hari ke delapan kedatangan jemaah haji EHA Riau, yakni Minggu 25 Agustus 2019 sebanyak 446 jemaah di diterbangkan ke tanah air.
Secara bertahap, sejak jemaah gelombang pertama ini dipulangkan dan akan terakhir mendarat di Bandara Hang Nadim Batam pada 26 Agustus 2019 mendatang.
Sebagiannya, akan dipulangkan dari Madinah ke tanah air. Karena untuk jemaah gelombang kedua baru mulai melakukan ibadah arbain.
Hingga hari ini, mendarat lagi sebanyak 446 jemaah di Bandara Hang Nadim Batam.
Ketua Kloter BTH 09 Sudur Zainun melaporkan Jemaah haji asal Kampar dan Pelalawan telah mendarat di bandara Hang Nadim, Batam dengan selamat, Minggu (25/08/2019), tepatnya pukul 20:30 WIB.
Jemaah langsung berpindah dari Gate A1 menuju gate A9, untuk menunggu penerbangan selanjutnya ke Pekanbaru sembari beristirahat.
Ia melaporkan Data Awal tercatat jumlah Jamaah sebanyak 445 orang didampingi Petugas Kloter sebanyak 5 orang.
Berdasarkan jenis kelamin, Jamaah Wanita ada 239 orang, sedangkan Jemaah Pria terdiri dari 211 orang. Di sisi lain, jemaah Risti terdata 367 orang, yang mana jemaah Risti pria sejumlah 171 orang dan Risti wanita sebanyak 196 orang.
Kemudian juga dilaporkannya data akhir, Jumlah Jemaah ditambah petugas sebanyak 446 Orang, dimana jemaah haji wanita tercatat 237 orang dan jemaah Pria terdata juga 209 orang.
Terkait berita duka disebabkan adanya Jemaah haji yang meninggal, dalam kelompok terbang ini ada satu jemaah atas nama Hasmi bin Ruslan Zainud (74) dengan No. Paspor C3087604 dan no. Porsi, 400075553. Hasmi meninggal di RSAS King Abdul Azis.
Pihaknya mengaku tidak ada Jemaah haji yang masih di rawat baik di KKHI maupun di RSAS.
Akan tetapi ada 4 Jemaah yang kembali ke Kloter asal atas nama Azwir Bin Ahmad Nurdin dengan no.Paspor B3069886 dan no.Porsi 400079063 Kloter Asalnya adalah BTH 05.
Selain itu juga yang kembali atas nama Nurkianis dengan no. Paspor B3069887 dan no. Porsi 400079065 terdata Kloter Asalnya adalah BTH 05.
Yang ketiga atas nama Suwardi Bin Masirun Sumorejo. Dengan no. Paspor B8351197 dan no. Porsi 400078226 dengan Kloter Asalnya BTH 06.
Yang terakhir atas nama Mariyam Binti Azhari Dola Sirato. Dengan no. Paspor B8351198 dan no. Porsi 400078225 merupakan Kloter Asal dari BTH 06.
Dalam laporannya tidak ada jemaah yang ditanazul tapi ada jemaah titipan atas nama ABDUL AZIS bin JA'FAR (74) dengan no. Paspor B 9322440 dan no. Porsi 500037780 dimana Kloter Asalnya dari BTH 23. Abdul Aziz terdiagnosa Pneumoni + PPOK.
Ia menambahkan dari total jemaah terdapat 11 Jemaah yang butuh kursi roda antara lain atas nama AMSITI binti ABRORI BAHASIR (75), YUSLINA HARAHAP binti MAS'UD, NURSIMA FAHRUDIN bin ABDUL HAMID (50), MUHAMMAD bin ABDUR RAHMAN GANI, TALUI binti ONTI GODUNG, DUBIL binti MENTOL NAPAL, ABDUL AZIS bin JAFAR, NAJEMIAH binti PANGGA CAK DOK, DIMBAB, dan NUR HABIBAH.
Kendati demikian ia bersyukur tidak ada satu jemaah pun yang butuh penanganan khusus. Sebagaimana dilaporkan TPHI, Sudur Zainun dan TPIHI, Muhammad Rais.
TKHI Kloter BTH 09 ditangani oleh Dr. Yudi Susanto dibantu 2 orang perawatnya Sri Lestari dan Five Indah Lestari.
Dapat diketahui bahwa tepat pukul 23.39 WIB jemaah dengan penerbangan pertama sudah boarding dan memasuki pesawat Lion Air. Dilanjutkan oleh penerbangan kedua pada pukul 23.53 WIB juga antrian melakukan boarding dan sudah memasuki pesawat.
Hingga berita ini diterbitkan jemaah untuk penerbangan ketiga juga tengah bersiap untuk boarding dan masuk pesawat sekitar pukul 00.01.(vera)