Riau (Inmas) – Wukuf di Arafah merupakan rukun inti ibadah haji. Untuk itu, seluruh jemaah haji termasuk yang sedang sakit atau wanita yang sedang haid tetap harus berada di kawasan Arafah pada 9 Zulhijah, minimal sesaat di antara waktu Zuhur hingga waktu Fajar Hari Raya Idul Adha. Adapun wukuf yang paling utama dan sempurna adalah terus menerus berada di Arafah.
Untuk itu, sebelumnya Ketua kloter (TPHI) Abdul Razak beserta rombongan petugas kloter telah mengecek kesiapan tenda di Arafah dan Mina pada Selasa 06/08 lalu.
Di Arafah, petugas kloter mengecek fasilitas tenda mulai dari nomor tenda, AC, sambungan listrik, hingga penerangan dalam tenda. Ia juga mengecek kesiapan fasilitas kesehatan, dapur, toilet, serta instalasi air di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Kloter 06 BTH yang ditempatkan di maktab 4 bergabung dengan 6 kloter lainnya yaitu MES 21, MES 19, MES 9, BTH 12, BTH 13 dan BTH 16. Mereka di berangkatkan ke Arafah pada Jumat (09/08) pukul 10 .00 WAS.
Kloter asal Inhu, Pekanbaru dan Meranti ini mengangkut jemaah 436 orang, dan 5 petugas. Total keseluruhan terhitung 441 orang. Terdiri dari 188 jemaah laki laki dan 253 jemaah perempuan.
Abdul Razak selaku TPHI kloter mengungkapkan jemaah yang akan menjalani ibadah sunnah tarwiyah ada 5 orang jemaah, terdiri 3 orang laki laki dan 2 perempuan.
Kendati hukum melakukan tarwiyah adalah sunah. Namun masih ada saja segelintir jemaah yang ingin menjalaninya. Tarwiyah adalah melakukan napak tilas perjalanan yang pernah dilakukan Nabi Muhammad SAW. Jamaah Tarwiyah akan melakukan perjalanan dari Makkah ke Mina sejauh 14 kilometer.
"Dari seluruh pendapat, tarwiyah hukumnya sunah. Bila tidak dilakukan hajinya tetap sah," katanya.
Dengan layanan sebanyak 8 bus, jemaah diangkut dengan bus pertama berangkat pukul 10.00 WAS dan bus terakhir pada pukul 11.00 WAS. Razak menyebut bus petama tiba di Arofah sekitar jam 11.05 WAS, sedangkan bus terakhir tiba jam 13.45 WAS di Arafah.
Lebih lanjut dirincikannya kloter BTH 06 mendapat 3 tenda di Arafah. Dimana 2 tenda untuk jemaah perempuan dengan kapasitas 1 tenda berisi 126 jemaah dan 1 tenda lainnya sebanyak 127 org. Sedangkan untuk 1 tenda lagi untuk jemaah laki laki yang berkapasitas menampung 188 jemaah.
Ia mengaku kondisi jemaah sejak dipindahkan ke Arafah, hingga tiba dalam keadaan sehat wal afiat. Sebagai informasi sebelum keberangkatan ke Arafah, suasana haru dan saling bermaafan menjadi momen berharga bagi jemaah kloter BTH 06.(vera)