0 menit baca 0 %

42 Peserta dari Berbagai Instansi Berebut 34 Kuota PHD 2020

Ringkasan: Riau (Humas) - Kementerian Agama (Kemenag)  melakukan Test Rekrutmen Petugas Haji Daerah (PHD) provinsi Riau di Kanwil Kemenag Riau. Seleksi ini diikuti oleh 12 kabupaten/kota.Selasa pagi (17/3), ruang aula Kanwil Kemenag Riau tampak ramai. 42 orang duduk serius di kursi yang tersedia.

Riau (Humas) - Kementerian Agama (Kemenag)  melakukan Test Rekrutmen Petugas Haji Daerah (PHD) provinsi Riau di Kanwil Kemenag Riau. Seleksi ini diikuti oleh 12 kabupaten/kota.

Selasa pagi (17/3), ruang aula Kanwil Kemenag Riau tampak ramai. 42 orang duduk serius di kursi yang tersedia. Wajah mereka menatap serius berlembar-lembar soal ujian yang siap dieksekusi. 

Ada yang raut wajahnya gembira. Ada yang santai, tak sedikit pula  peserta yang terlihat  tegang dan serius.

 "Lagi uji kompetensi calon petugas haji daerah" ujar  Ketua Panitia Perekrutan Petugas Haji Daerah Kanwil Kemenag Riau saat diwawancarai jelang pelaksanaan ujian seleksi kompetensi.

Berdasarkan pengamatan, uji kompetensi calon petugas haji daerah digelar di satu ruangan dan untuk wawancara dilakukan di tiga ruangan yang berbeda.

Lokasinya berada di Jalan Jenderal Sudirman No 235 Pekanbaru. Posisinya berada di belakang gedung kerja Kakanwil Kemenag Riau yang tingginya terdiri dari 2 lantai. 

Dengan warna perpaduan hijau dan kuning.Tempat tes digelar di aula, tepatnya di lantai dua. Hanya tersedia tangga menuju lantai tersebut. 

Begitu memasuki lokasi Test,  terdapat puluhan kursi. Di tata rapi dengan model lima baris. Di setiap barisnya ada 10 kursi. Peserta ujian wajib duduk di tempat itu. 

Mayoritas mengenakan kemeja putih, dipadu celana bahan hitam, lengkap dengan peci hitam di kepala. Hanya sebagian kecil yang mengenakan kemeja selain putih. 

Menariknya, seluruh peserta  42 calon petugas haji daerah tidak ada yang terlambat datang ke lokasi ujian. 

Petugas haji daerah yang diseleksi akan menempati tiga bidang layanan. Yaitu, layanan umum, layanan ibadah dan layanan kesehatan.

Menurut Rahmat Suhadi seluruh calon petugas haji daerah yang mendaftar merupakan utusan dari kabupaten kota se-Riau.

Mereka merupakan aparatur sipil negara dari sejumlah instansi pemerintahan. Seperti Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), tokoh agama, tokoh masyarakat, penyuluh agama, Kasubbag kesra, Kabid, asisten pemerintahan, Anggota polri, ketua yayasan,  guru, penghulu, dokter umum pada puskesmas kecamatan, Kadis, dan UPT Puskesmas.

"Yang daftar ada 48 orang. Tapi enam orang tidak hadir, jadi total 42 orang" ungkapnya.(vera)