4 Provinsi Protes Pemain Volly Bukan Santri
Ringkasan:
LAPORAN AHMAD SUPARDI HASIBUAN DARI GORONTALO GORONTALO (KEMENAG) Pekan Olah Raga dan Seni Pondok Pesantren Tingkat Nasional (Pospenas) VI Tahun 2013 yang dilaksanakan di Gorontalo Serambi Madinah dari tanggal 24 Juni s/d 1 Juli 2013, dimana salah satu cabang yang dipertandingkan adalah Volly Putri,...
LAPORAN AHMAD SUPARDI HASIBUAN DARI GORONTALO
GORONTALO (KEMENAG) Pekan Olah Raga dan Seni Pondok Pesantren Tingkat Nasional (Pospenas) VI Tahun 2013 yang dilaksanakan di Gorontalo Serambi Madinah dari tanggal 24 Juni s/d 1 Juli 2013, dimana salah satu cabang yang dipertandingkan adalah Volly Putri, mendapat protes dari 4 kontingan provinsi, karena diduga ada pemain volley putri yang bukan santri.
Keempat provinsi yang protes tersebut adalah Provinsi Riau, Gorontalo, Jawa Timur, dan Banten. Protes ditujukan kepada paniatia pelaksana, karena diduga bahwa pemain salah satu kontingen provinsi bukanlah santri. Hal ini dapat dilihat dari sikapnya yang tidak menunjukkan sebagai seorang santriwati.
Demikian disampaikan Kabid Pakis Kemenag Riau Drs H Ruslan di markasnya Hotel Motola INN, jalan Tribrata Gorontalo, Jum’at (28/6/2013), usai menyaksikan pertandingan antara Tim Volly Riau vs Tim Volly Kalimantan Timur (Kaltim).
H Ruslan menyatakan bahwa pihaknya dan 3 provinsi lain yang memprotes, akan melakukan pertemuan langsung dengan Panitia Nasional, untuk membicarakan masalah ini, sebab hal ini tak boleh dibiarkan terus-terusan terjadi. Inikan ajang silaturrahim antar santri. bukan ajang orang lain.
Biarkanlah santri dan santriwati kita bertanding sesuai dengan kemampuannya, jangan diikutkan orang lain yang tidak berhak. Kalau soal kalah dan menang ini adalah hal yang biasa dan pasti ada. Setiap yang namanya pertandingan pasti ada yang menang dan ada yang kalah, tegasanya.
Herra Firmansyah dan Uu’ Ulumuddin ketika dihubungi sore ini menyatakan, bahwa mereka saat ini sedang melakukan perundingan dan pembahasan bersama panitia nasional, atas protes yang mereka layangkan. Tim yang mengikutkan bukan santri, hendaknya dapat didiskualifikasi dari Pospenas ini, tegas mereka berapi-api.***(Ash)