Riau (Inmas) - Setelah melalui beberapa tahapan, 4 orang putra terbaik Kabupaten Bengkalis berhak mengikuti Program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS). Keputusan tersebut dilakukan setelah terlebih dahulu dilakukan beberapa seleksi, diantaranya seleksi Administrasi dan di lanjutkan dengan tes tertulis serta wawancara yang dilaksanakan pada Senin 6 april 2020 lalu.
Program Binaan Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Bengkalis tersebut dalam upaya mencerdaskan anak wathan Kabupaten Bengkalis, sehingga selesainya dari pendidikan sarjana akan membawa kebaikan untuk pembangunan Kabupaten Bengkalis kedepan. Demikian di sampaikan Ketua BAZNAS Kabupaten Bengkalis Ustd Ali Ambar.
Ke 4 Mahasiswa tersebut mendaftarkan perkuliahannya pada STAIN Bengkalis, STAI Hubbul Wathan Duri, Politeknik Bengkalis dan STIE Syariah Bengkalis. Namun jika peserta tersebut tidak lulus seleksi penerimaan mahasiswa di Perguruan Tinggi makan peserta binaan tersebut tidak berhak menerima bantuan.
Adapun Mahasiswa yang tergabung dalam Program Satu Keluarga satu Sarjana tersebut adalah Nur Amalal Husna dari Bantan Air, Ida Yatul Shaleha dari Mandau, Aulia Wulandari dari Rupat dan Rynaldo dari Bengkalis.
Sementara itu terdapat 3 orang cadangan yakni Milhan dari Pangkalan Batang Bengkalis, Delfi Sunanda dari Bukit Batu dan Puji Larasati dari Bantan tua.
"terdapat 7 orang yang lulus Tes dan wawancara Program satu keluarga satu sarjana Binaan BAZNAS Bengkalis, akan tetapi kuota yang ada hanya 4, dan 3 adalah cadangan. Jika peserta tidak lulus peneriamaan di Perguruan Tinggi dimaksud, maka tidak berhak mendapatkan bantuan tersebut".
Hasil seleksi Program Satu Keluarga Satu Sarjana tertuang dalam Pengumuman Nomor : 62/BAZNAS/ KAB-BKS/IV/2020 yang ditandatangani oleh Ketua Ustad Ali Ambar. (ana/ali)