ROKAN HULU (KEMENAG) Bupati Rohul Drs H Achmad MSi, buka secara resmi testing tertulis calon guru Pendidikan Diniyah Takmiliyah Wustha (PDTU) dan Pendidikan Diniyah Takmiliyah Ulya (PDTU) Kab Rohul, yang diikuti sebanyak 358 calon guru, Selasa (29//4/2014) bertempat di Hall Convention Centre Masjid Agung Madani Islamic Centre (MAMIC) Pasir Pengaraian.
Dikatakannya, Pemkab Rohul memiliki komitmen yang kuat untuk memperhatikan pendidikan agama bagi anak-anak sekolah di Rohul, sehingga kualitas pemahaman agama masing-masing anak didik, sama atau minimal hamper sama dengan anak-anak yang sekolah di madrasah atau bahkan pondok pesantren.
Achmad lebih lanjut menyatakan, untuk tahap awal, pada tahun ini baru kita uji coba di 16 SMPN 1 se Rohul dan 2 SMU yaitu Pasir Pengaraian dan Ujungbatu. Jika program ini membuahkan hasil, maka PDTW dan PDTU ini akan diterapkan di seluruh SMPN dan SMUN se Rohul.
“Saya berharap agar testing ini dilakukan dengan sungguh-sungguh, sebab hasilnya akan mempengaruhi terhadap kebijakan berikutnya, yaitu membuka PDTW dan PDTU di semua sekolah.
Program PDTW dan PDTU ini adalah yang pertama kali dilaksanakan di provinsi Riau dan bahkan di seluruh Indonesia”, paparnya.
Kakan Kemenag Rohul yang juga Wakil Ketua Tim Seleksi PDTW dan PDTU Kab Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyatakan bahwa peserta yang mendaftar adalah 408 orang, namun yang lolos administrasi adalah 358 orang.
358 orang ini akan diseleksi lagi, untuk mengikuti tes lisan atau wawancara.Hasil semua seleksi, akan ditetapkan sebanyak 237 orang, untuk menjadi guru PDTW dan PDTU Pemkab Rohul.
Mereka ini akan berstatus sebagai guru tidak tetap dengan honorarium sesuai standar yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Kadis Dikpora Rohul HM Zen MPd menhyatakan, penerimaan guru PDTW dan PDTU ini dimaksudkan untuk meningkatkan pemahaman anak didik kita tentang pelajaran dan pengamalan agama Islam di sekolah, sekaligus tentunya membuka lapangan kerja bagi masyarakat Rohul, sehingga tidak terjadi pengangguran intelektual.
Hal ini tentunya sangat penting, sebab pemerintah berkewajiban menyiapkan lapangan kerja yang seluas-luasnya bagi masyarakatnya.
Saya berharap agar dalam program PDTW dan PDTU ini dapat menampung lapangan kerja bagi seluruh masyarakat Rohul, termasuk bagi masyarakat Riau yang berkeinginan mengikuti program ini.***(Ash)