0 menit baca 0 %

321 Madrasah Tuntas, Kampar Kunci 100 Persen BAP EMIS 2025

Ringkasan: Kampar ( Kemenag )---Kabupaten Kampar kembali menorehkan capaian strategis di bidang tata kelola pendidikan madrasah. Hingga batas waktu pendataan, seluruh 321 dari 321 satuan pendidikan madrasah di Kampar berhasil menuntaskan Berita Acara Pendataan (BAP) EMIS Tahun 2025, sekaligus mengunci capaian...

Kampar ( Kemenag )---Kabupaten Kampar kembali menorehkan capaian strategis di bidang tata kelola pendidikan madrasah. Hingga batas waktu pendataan, seluruh 321 dari 321 satuan pendidikan madrasah di Kampar berhasil menuntaskan Berita Acara Pendataan (BAP) EMIS Tahun 2025, sekaligus mengunci capaian 100 persen dan menjadikan Kampar daerah pertama di Provinsi Riau yang menyelesaikan pendataan EMIS secara penuh.

Capaian ini tampak menonjol di tengah kondisi provinsi yang secara umum baru mencapai 74,19 persen. Dengan progres sempurna tersebut, Kampar menempatkan diri sebagai tolok ukur (benchmark) pendataan madrasah di Riau, baik dari sisi kecepatan maupun kelengkapan data.

Keberhasilan Kampar tidak lepas dari kerja intensif Tim Help Desk (HD) Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kementerian Agama Kabupaten Kampar yang berperan sebagai penggerak utama di lapangan. Tim ini secara aktif mendampingi kepala madrasah dan operator EMIS, merespons kendala teknis dengan cepat, serta memastikan tidak ada satuan pendidikan yang tertinggal dalam proses pendataan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar, H. Fuadi Ahmad, S.H., M.A.B., menegaskan bahwa capaian 100 persen ini merupakan hasil dari komitmen bersama, disiplin kerja, dan keseriusan seluruh jajaran dalam menjaga validitas data madrasah sebagai dasar perumusan kebijakan pendidikan.

Apresiasi tegas juga disampaikan oleh Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kampar, H. Masnur, S.Pd., M.Sy. Ia menyebut Tim HD Penmad sebagai elemen kunci yang memastikan proses pendataan berjalan konsisten hingga tuntas.

“Capaian 100 persen ini tidak mungkin terwujud tanpa kerja keras Tim HD Penmad. Mereka bekerja cepat, detail, dan konsisten. Tim ini bukan hanya membantu, tetapi memastikan seluruh madrasah menyelesaikan pendataan tanpa terkecuali,” ujar Masnur.

Menurutnya, peran Tim HD Penmad tidak hanya sebatas pendamping teknis, tetapi juga sebagai penjaga ritme kerja, pengingat kedisiplinan waktu, serta penyedia solusi cepat atas berbagai persoalan di lapangan. Kerja kolektif tersebut menjadi faktor utama yang mengantarkan Kampar finis lebih awal dibandingkan daerah lain.

Jika dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di Riau, capaian Kampar terlihat signifikan. Indragiri Hilir tercatat baru mencapai 91,79 persen, Kepulauan Meranti 90,81 persen, Bengkalis 81,87 persen, sementara Kota Dumai masih berada di angka 41,37 persen.

Dari sisi jenjang pendidikan, progres pendataan EMIS di Kabupaten Kampar juga menunjukkan konsistensi positif, dengan rincian:

RA: 70,06 persen

MI: 77,01 persen

MTs: 75,45 persen

MA: 74,37 persen

MAK: 100 persen

Prestasi ini menegaskan bahwa Kabupaten Kampar tidak hanya cepat, tetapi juga matang dan siap secara data. Di tengah tuntutan kebijakan nasional yang semakin berbasis data valid dan akurat, Kampar telah membuktikan kemampuannya menjadi daerah yang unggul dalam tata kelola pendataan pendidikan madrasah.

Fatmi/Tim Penmad