0 menit baca 0 %

3 Narasumber Hadiri Acara Orientasi Pengurus Rumah Ibadah

Ringkasan: Kampar (Humas), Acara Orientasi Pengurus Rumah Ibadah yang di taja oleh Kementrian Agama Kampar, hari kedua mendatangkan 3 orang Narasumber diantaranya: H Muhammad Hakam MAg, Drs H Irhas dan Dr H Fakhri MA, Selasa (25/09) di Hotel Mona Plaza Pekanbaru.
Kampar (Humas), Acara Orientasi Pengurus Rumah Ibadah yang di taja oleh Kementrian Agama Kampar, hari kedua mendatangkan 3 orang Narasumber diantaranya: H Muhammad Hakam MAg, Drs H Irhas dan Dr H Fakhri MA, Selasa (25/09) di Hotel Mona Plaza Pekanbaru. H Muhammad Hakam MAg yang sehari-hari menjabat sebagai Kasubag Tata Usaha di Kementrian Agama Kab. Kampar, dengan materi “Peran dan Fungsi Masjid dalam Kehidupan Sosial dan Pembinaan Masyarakat”, mengemukakan bahwasanya di Indonesia umat Islam merupakan umat yang subur. Tetapi, dari umat yang subur inilah banyak terjadi permasalahan-permasalahan yang terjadi. permasalahan terjadi ini, seperti hujad menghujad, caci mencaci, sesat menyesatkan dan lain sebagainya. Oleh karena itu Hakam menegaskan kepada puluhan peserta, agar benar-benar berperan aktif dalam memajukan Masjid di lingkungan tempat tinggal masing-masing. Hakam juga berharap, sepulang dari acara ini, para peserta bisa mengfungsikan Masjid sebagaimana mestinya. Tuturnya. Sementara itu, siang harinya Drs H Irhas dengan lugas menyampaikan materi yang telah dipersiapkan oleh Panitia Yakni “ Strategi pengelolaan Masjid “. Dalam arahannya, Abuya Irhas mengemukakan kepada seluruh peserta Orientasi Pengurus Rumah Ibadah, dengan berbagai macam strategi dalam mengelola Masjid. Sedangkan Pada malam harinya, Dr H Fakhri MA dengan materi “ Tantangan Masjid Dalam Menghadapi Problematika Umat “ , mengatakan bahwasanya banyak sekali problematika ataupun masalah-masalah yang terjadi dalam menghadapi umat Islam ini di Masjid. Walaupun demikian, Peranan Masjid menghadapi problematika umat adalah dengan memfungsikan Masjid sebagai pusat ibadah, pusat pembinaan akhlak, pusat pendidikan dan kajian ilmiah, pusat pemberdayaan ekonomi umat serta pilar pemersatu umat. Tutupnya. (Ags)