3 Madrasah Lolos Nominasi Adiwiyata Kabupaten, Provinsi dan Nasional
Ringkasan:
Kampar (Humas) – 3 Madrasah lolos nominasi adiwiyata tingkat Kabupaten, Provinsi dan tingkat Nasinal. Demikian dikatakan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Fairus MA hari jum’at (05/04) di ruang kerjanya. Fairus mengatakan, Madarasah yang lolos nominasi adiwiyata tingkat...
Kampar (Humas) – 3 Madrasah lolos nominasi adiwiyata tingkat Kabupaten, Provinsi dan tingkat Nasinal. Demikian dikatakan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Fairus MA hari jum’at (05/04) di ruang kerjanya.
Fairus mengatakan, Madarasah yang lolos nominasi adiwiyata tingkat Kab. Kampar adalah Madarasah Aliyah Negeri (MAN) Kampar, Madarasah yang lolos nominasi adiwiyata tingkat Provinsi Riau adalah Madarsah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Kampar Kecamatan Kampar Timur Kabupaten Kampar, sedangkan Madarasah yang lolos nominasi adiwiyata tingkat Nasional adalah Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Model Kuok Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar.
3 Madrasah yang lolos nominasi adiwiyata tingkat Kabupaten, Provinsi dan tingkat Nasional ini, berdasarkan hasil keputusan tim penilai Adiwiyata Kabupaten Kampar tanggal 26 maret 2013 lalu. tim penilai Adiwiyata ini dilakukan oleh Kabid Pemantauan Lingkungan Hidup BLH Kab. Kampar, Drs Rahmad Junaidi selaku ketua Tim penilai, didampingi Kasubid Pemantauan kualitas lingkungan BLH Kampar, Idrus S Sos. Tim penilai Adiwiyata ini menyebutkan MTS Negeri Model Kuok Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar terpilih berdasarkan hasil penilaian dan kajian tim dilapangan.
Lebih lanjut Fairus mengatakan, Penilaian yang dilakukan oleh tim penilai Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Kampar tersebut berdasarkan empat indicator pendukung yang harus dimilki sekolah atau Madrasah tersebut, yaitu kebijakan sekolah berbasis lingkungan, kurikulum berbasis lingkungan, partisipatif berbasis lingkungan dan sarana prasarana berbasis lingkungan. Empat indicator tersebutlah sebagai dasar tim dalam melakukan penilaian dengan melihat dan meninjau langsung ke sekolah yang bersangkutan.
Fairus berharap, dengan masuknya 3 Madrasah yang lolos nominasi adiwiyata tingkat Kabupaten, Provinsi mapun Nasional, hendaknya dapat memacu semangat Madrasah dalam mewujudkan program adiwiyata di setiap lingkungan Madrasah. Yang mana setiap Madrasah harus terlihat bersih, indah, nyaman dan mampu membudayakan hidup bersih dilingkungan sekolah serta menerapkan “tulis apa yang dikerjakan dan kerjakan apa yang ditulis†tutup Fairus. (ags)