Batam (Inmas) - JCH Kloter 2 yang diberangkatkan ke Arab Saudi dari Bandara Hang Nadim, Batam-Kepri, pada Hari Rabu (26/8) berjumlah 439 orang, tetapi hal ini tidak selancar yang diperkirakan dan dipersiapkan. Pada detik-detik akan diberangkatkan ternyata ada 3 JCH Kloter 2 yang ditunda keberangkatannya dikarena visa belum keluar dan kesalahan visa.
JCH Kloter yang ditunda keberangkatannya yaitu Azizah binti Burhan Somad dari Kab. Bengkalis dikarenakan perbaikan visa, Saharisir bin Muhammad Sulung dari Kab. Bengkalis dan Mahmud Dolil Montok dari Kab. Rokan Hulu dikarenakan visa belum keluar.
Informasi ini sudah disampaikan pada yang bersangkutan langsung oleh Kepala Bidang Penyelenggaran Haji dan Umrah, Drs. H.M Aziz, MH, MM dan Kepala Kankemenag Kab. Rokan hulu, Drs. H. Ahmad Supardi Hs, MA dengan harapan mereka mau mengerti dan menerima penundaan ini dengan berlapang dada.
"3 JCH yang ditunda keberangkatannya ini tetap akan diberangkatkan pada tahun ini tepatnya ikut Kloter 5 BTH atau sampai visanya selesai itu sudah menjadi ultimatum Pak Menteri Agama, dan setibanya di Mekkah 3 JCH ini langsung bergabung kembali dengan Kloter 2. Jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan dengan penundaan ini, kami berusaha memberikan pelayanan yang terbaik," ujar Aziz.
Pada pembicaraan yang sama, Azizah binti Burhan Somad salah seorang JCH yang ditunda mengatakan, "Saya menerima kenyataan ini dengan berlapang dada, pasti ada hikmah dibalik ini semua. Saya dan suami akan sabar menunggu sampai visa diselesaikan dan ikut dengan kloter berikutnya."
Sebagai informasi bahwa untuk visa kloter 3 dan 4 JCH Riau sudah rampung semuanya dan siap diberangkatkan. (nvm)