Rumbai (Inmas) Kepala MAN 4 Pekanbaru, Agus Salim Tanjung, MA pada Jum'at (11/10) sebagai Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan persiapan (Kamabigus) membuka Kegiatan Kemah Pelantikan Pramuka Penegak Bantara. Kegiatan tersebut diisi dengan rangkaian kegiatan penguatan materi kepramukaan, penyulutan api unggun, pentas seni dan jurit malam. Rangkaian kegiatan ini juga dihadiri oleh pengurus Kwartir Ranting (Kwaran) Rumbai.
Aktivitas jumat malam yang
diikuti oleh para peserta pelantikan pramuka Bantara, dilakukan dengan jalan
kaki menyusuri pos-pos yang ditujukan untuk mengambil tanda pramuka Bantara.
Kegunaannya untuk melatih kepemimpinan, mengasah keberanian, dan memecahkan
masalah dalam waktu yang singkat serta mampu berkerjasama, jelas Ade Kurniawan
pelatih kegiatan ekstrakurikuler Pramuka MAN 4 Pekanbaru.
Prosesi pelantikan
berlangsung sangat sakral dan khidmat. Ditandai dengan peserta yang hadir dalam
upacara tersebut terlihat khidmat dan syahdu.Â
Mengingat seluruh tahap-tahap pencapaian bantara yang telah dilakukan
dan ini adalah angkatan Pramuka Bantara pertama di MAN 4 Pekanbaru.
Pelantikan tersebut
dilaksanakan pada Sabtu (12/10) dengan pembacaan surat keputusan pengangkatan
pramuka bantara, sesi tanya jawab, pengucapan Trisatya dan diakhiri dengan
pemasangan TKU Bantara oleh Pembina Gudep MAN 4 Pekanbaru, Zulfa Hendri yang
juga wakil Kepala bidang kesiswaan dan Endah Seftiani, staff Banrus kesiswaan
MAN 4 Pekanbaru.
"Takdir sejarah telah
kita buat bersama dalam altar perjalanan sejarah Pramuka MAN 4 Pekanbaru. Hari
ini, kita resmi memiliki 29 orang Pramuka Bantara. Mereka adalah duta Dasadarma
dalam proses belajar mengajar di madrasah ini. Do the best and be the best,
lakukan yang terbaik dan jadilah yang terbaik", tutur Kak Zulfa, panggilan
akrab beliau di Pramuka, dalam amanat pelantikan tersebut.
Kegiatan ditutup dengan
penyiraman air kembang oleh pembina dan jajaran Mabigus MAN 4 Pekanbaru.
Rangkaian kegiatan ini dimaknai sebagai rasa syukur atas pencapaian Pramuka
penegak Bantara dan mempunyai nilai
filosofis yang dalam yakni keharuman, keharmonisan dan cinta kasih.
"The fragrance of
flowers spreads only in the direction of the wind. But the goodness of a person
spreads in all directions.
Wangi bunga menyebar hanya
mengikuti arah angin. Tapi kebaikan seseorang menyebar ke semua arah" ujar
Zulfa setelah prosesi penyiraman air kembang. (tjg)