Rokan Hulu (Inmas) - Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Kab Rokan Hulu (Rohul) Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, didampingi Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah H Elfalisman SAg, menyatakan bahwa sampai dengan batas akhir pelunasan Biaya Penyelenggaraa Ibadah Haji (BPIH), tanggal 10 Juni 2016, 25 JCH tidak melakukan pelunasan dan dipastikan batal berangkat haji tahun ini.
Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul kepada sejumlah wartawan yang biasa meliput kegiatan Kemenag Rohul, Jumat (10/6/2016) bertempat di kantornya, Jalan Ikhlas Konpleks Perkantoran Pemerintah, Kota Pasir Pengaraian.
Dikatakannya, berdasarkan data yang diterimanya pada Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama yang tersambung dengan bank-bank penerima BPIH seluruh Indonesia, sebanyak 25 JCH Rohul dari 255 JCH yang berhak melakukan pelunasan, tidak melakukan pelunasan.
Ahmad Supardi Hasibuan yang mantan Kerpala Humas dan Perencanaan Kanwil Kemenag Prov Riau ini, lebih lanjut menyatakan bahwa 25 JCH yang tidak melakukan pelunasan tersebut, adalah 23 JCH yang masuk porsi berangkat dan 2 JCH dari cadangan.
Sebagaimana diketahui bahwa yang berhak melunasi dari porsi berangkat sebanyak 238 JCH, yang melakukan pelunasan sebanyak 215 JCH, tidak melakukan pelunasan sebanyak 23 JCH. Sedangkan yang berhak melakukan pelunasan dari cadangan sebanyak 17 JCH, melakukan pelunasan 15 JCH, dan tidak melunasi 2 JCH.
Ketika ditanya tentang nasib keberangkatan 25 JCH yang tidak melakukan pelunasan, Ahmad Supardi menjelaskan bahwa ke 25 JCH tersebut, hilang haknya berangkat tahun ini dan secara otomatis dipindahkan ke tahun depan (1438 H/2017M).
Ahmad Supardi Hasibuan yang alumni Pondok Pesantren Musthafawiyah Purbabaru ini, lebih lanjut menyatakan bahwa 13 JCH yang sudah pernah haji, tetapi masuk porsi berangkat, akan melakukan pelunasan pada tahap kedua nanti, yakni tanggal 20 s/d 30 Juni 2016 yang akan datang.
Dikatakannya, biaya haji tahun ini ditetapkan dengan rupiah, sebesar Rp 32.113.606 (Tiga puluh dua juta seratus tiga belas ribu enam ratus enam rupiah). Pembayaran yang dilakukan hanya kekurangannya saja, sebab waktu mendaftar dulu telah membayar Rp 25 juta.Ash