23 Pondok Pesantren Ramaikan Pospeda VI Kampar
Ringkasan:
Kampar (Humas)- Sebanyak 342 santri dan santriwati dari 23 Pondok Pesantren (PP) se Kabupaten Kampar ikut serta dalam event Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren Daerah (Pospeda) ke 6 tingkat Kabupaten Kampar. Pospeda VI Kabupaten Kampar yang dibuka oleh Ka Kanwil Kemenag Riau Drs H Asyari...
Kampar (Humas)- Sebanyak 342 santri dan santriwati dari 23 Pondok Pesantren (PP) se Kabupaten Kampar ikut serta dalam event Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren Daerah (Pospeda) ke 6 tingkat Kabupaten Kampar. Pospeda VI Kabupaten Kampar yang dibuka oleh Ka Kanwil Kemenag Riau Drs H Asyari Nur SH MM di Aula Kemenag Kampar kemarin, memperlombakan dua cabang perlombaan, volly ball dan pidato dua bahasa, bahasa Inggris dan bahasa Arab.
Kasi Pekapontren Kantor Kementerian Agama Kampar yang juga merupakan Ketua Panitia Penyelenggara Pospeda VI Kabupaten Kampar, Aolip S Ag, Rabu (19/1) mengatakan, event tersebut akan diselenggarakan didua tempat selama 3 hari, yaitu 18- 20 Januari 2011. Untuk cabang olahraga akan diselenggarakan di Stadion Tuanku Tambusai Kampar, sedangkan untuk cabang seni atau pidato dua bahasa difokuskan di Aula Kemenag Kampar.
"Untuk cabang olahraga Volly Ball diikuti sebanyak 44 tim putra dan putri, sementara untuk cabang seni pidato bahasa Inggris dan bahasa Arab sebanyak 78 peserta putra dan putri dari 23 Pondok Pesantren se Kabupaten Kampar. Dimana, kegiatan ini dilaksanakan bersamaan dengan Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) ke 5 tingkat Kabupaten Kampar," ungkap Aolip.
Ditempat terpisah Ka Kankemenag Kampar, Drs H Fairus MA, mengatakan, penyelenggaraan event dua tahunan tersebut seharusnya dilaksanakan pada tahun 2010 lalu. Namun karena terkendala oleh anggaran dari Pemerintah Daerah (pemda) Kampar, kegiatan tersebut baru bisa dilaksanakan diawal tahun 2011 dengan menggunakan anggaran perubahan daerah tahun 2010.
"Anggaran pelaksanaan kegiatan murni dari APBD Kampar setiap tahunnya, namun besaran anggarannya mengalami penurunan drastis, dari Rp150 juta tahun 2009 turun menjadi Rp50 juta pada tahun 2010/ 2011. Namun untuk peserta mengalami peningkatan, tahun 2009 lalu peserta yang ikut hanya 16 pondok pesantren tahun ini meningkat menjadi 23 pondok pesantren," ungkapnya.
Menurutnya, Pospeda dilaksanakandalam rangka menggali potensi para santri di pondok pesantren baik dibidang olahraga maupun seni. Dimana, ide pengembangan Pospeda merupakan wujud evaluasi pembinaan para santri yang tergabung dalam pondok pesantren sekaligus momentum yang bergungsi sebagai wahana perekat kerukunan silaturrahmi dikalangan santri.
"Santri yang keluar sebagai juara pada Pospeda akan kita kirim untuk mengikuti pekan olahraga pondok pesantren tingkat provinsi. Peserta yang lolos ditingkat provinsi tentunya akan mengikuti event Pospenas tahun 2012 yang sampai saat ini belum diputuskan apakah Provinsi Sumatera Selatan atau Gorontallo. Tapi yang pasti, kontingen Kampar sejak dini mulai kita persiapkan untuk mengikuti even dua tahunan ini," tegasnya. (msd)