Bengkalis
(Inmas) – Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MI Kecamatan Bahtin Solapan kembali sukses
menggelar kegiatan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) pada Sabtu (13/04/2019), setelah
sebelumnya juga sukses melaksanakan Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga (Aksioma)
Tingkat KKM MI Kecamatan Bathin Solapan tahun 2019, pada Sabtu (06/04/2019).
Kegiatan KSM Perdana ini digelar di MI Terpadu Duri jalan lintas Duri-Dumai
KM.14 Desa Boncah Mahang Kecamatan Bathin Solapan Bengkalis, dimulai sekitar pukul
08.00 WIB diikuti oleh 22 peserta perwakilan dari tujuh Madrasah Ibtidaiyah
(MI) yang berada di Kecamatan Bathin Solapan, yaitu MI Al-Furqon, MI Asy
Syuhada, MI Al Zikri, MI Darul Ihsan, MI Ihya Ulumuddin, MI Lancang Kuning dan
MI Terpadu Duri.
Ada
dua bidang studi yang dilombakan pada kegiatan KSM tingkat KKM MI kali ini, dan
keduanya merupakan bidang studi yang paling kompetensi dan bergengsi di
lingkungan Kementerian Agama, yakni Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
(Sains). Setelah melalui proses tes dan pengoreksian hasil tes oleh panitia
pelaksana, maka diambil tiga juara putra dan putri per bidang studi yang
dilombakan.
Semetara
yang akan menjadi utusan dari KKM MI Kecamatan Bathin Solapan yang akan
mengikuti kegiatan KSM di tingkat Kemenag Kabupaten Bengkalis mendatang yakni peserta
yang terpilih sebagai juara pertama dari masing-masing bidang studi. Peserta utusan
dari MI Terpadau berhasil meraih juara pertama untuk bidang studi Matematika
putra dan putrinya, serta juara pertama bidang studi IPA putra, sedangkan untuk
bidang studi IPA putri juara pertama diraih utusan dari MI Al Furqon.
Pada
saat ditemui tim Inmas Bengkalis, ketua panitia pelaksana Mariani SPdI
menyampaikan harapannya dengan diadakannya kegiatan KSM ini kiranyan bisa
ditemukan bibit unggul yang berprestasi pada bidang sains, dan juga diharapkan
para juara yang sudah terpilih menjadi perwakilan dari KKM MI Kecamatan Bathin
Solapan untuk bersaing pada event KSM tingkat kabupaten, provinsi bahkan
tingkat nasional mendatang”.
Melalui
kegiatan KSM ini diharapkan mampu memupuk motivasi siswa untuk terus mencintai
dan bergairah dalam mempelajari bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (sains),
setelah memiliki serta mengamalkan ajaran agama Islam yang kuat dan menjadi
panutan bagi yang lainnya. Sebagai anak bangsa yang baik dan berakhlakul
karimah, diharapkan setiap siswa madrasah mampu membangun bangsa khususnya di
bidang IPTEK yang semakin tak terpisahkan dari kehidupan saat ini.
Selain itu, kompetisi ini
diharapkan dapat melahirkan sumber daya manusia yang berkarakter kuat, tahan
uji serta memiliki kemampuan yang handal di bidangnya, dan mampu memecahkan
masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. Karena, pada kegiatan ini
juga peserta dilatih dan dibiasakan untuk selalu meningkatkan daya nalar,
kreatifitas dan berfikir kritis serta mampu mengaplikasikannya dalam setiap
langkah pengembangan ke depan. Oleh karenanya, KSM merupakan salah satu wadah
strategis untuk merealisasikan paradigma pendidikan di atas. (ndy/tfk)