22 JCH Plus Non Kuota Riau Gagal Berangkat Haji
Ringkasan:
Pekanbaru (Humas)- Tangis sedih dan duka mewarnai wajah 22 Jamaah Calon Haji (JCH) Plus non kuota Provinsi Riau asal daerah Indragiri Hilir (Inhil), Pekanbaru, Rokan Hilir (Rohil) dan Rokan Hulu (Rohul) karena gagal berangkat ke Tanah Suci. Parahnya lagi, ada beberapa JCH Riau yang jatuh pingsan kar...
Pekanbaru (Humas)- Tangis sedih dan duka mewarnai wajah 22 Jamaah Calon Haji (JCH) Plus non kuota Provinsi Riau asal daerah Indragiri Hilir (Inhil), Pekanbaru, Rokan Hilir (Rohil) dan Rokan Hulu (Rohul) karena gagal berangkat ke Tanah Suci. Parahnya lagi, ada beberapa JCH Riau yang jatuh pingsan karena mengetahui dirinya tidak jadi diberangkatkan ke Tanah Suci tahun ini karena visa yang tidak dikeluarkan oleh pihak Arab Saudi.
JCH yang masih berada di Hotel Sabrina Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaruu ini merupakan 22 JCH dari ribuan jamaah haji plus non kuota yang gagal menunaikan ibadah haji pada tahun 2010 melalui Biro Perjalanan PT Darul Taqwa bekerjasama dengan PT Sekapur Sirih di Jakarta.
Pupus sudah harapan 22 JCH Plus asal Riau untuk memenuhi panggilan haji pada musim haji 2010. Segala persyaratan baik dana maupun administrasi penyelenggaraan haji sudah dipenuhi, namun keberangkatan ke tanah suci terkendala oleh visa dari Kerajaan Arab Saudi yang hingga clocing date (10 November 2010 pukul 00.00 WAS atau 11 November 2010 pukul 04.00 WIB) tidak juga keluar.
Informasi kegagalan keberangkatan 22 JCH plus non kuota tersebut disampaikan pihak Travel Darut Taqwa, Roma. Dari 22 JCH Riau plus 4 diantaranya sudah diberangkatkan ke Jakarta. Namun informasi pasti keberangkatan 4 JCH itu ke Tanah Suci juga belum ada kepastian.
"Kita dari pihak travek sudah berupaya maksimal untuk memberangkatkan JCH Riau dengan menginapkannya di Hotel Sabrina Pekanbaru sejak 6 Nopember lalu. Karena informasi pada 5 Nopember mendapat konvermasi dari Jakarta bahwa visa mereka menjelang keluar, namun kemudian informasi berubah, visa keluar pada 9 Nopember dan terakhir ada kepastian bahwa kemarin dan pada 10 Nopember, Arab Saudi hanya menyetujui visa untuk 4 JCH," jelas Roma.
Sementara itu PGS Kabid Haji Zakat dan Wakaf Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Riau, Drs H Mahyuddin MA, Kamis (11/11) mengatakan, 22 JCH plus tersebut sudah pasti tidak dapat berangkat menyusul jamaah lain, karena closing date Terminal Haji Bandara King Abdul Aziz sudah tutup tadi malam pukul 00.00 WIB atay 11 November 2010 pukul 04.00 WIB.
Menurutnya, keberangkatan JCH Plus kuota dan non kuota diluar kebijakan Kemenag Riau, namun menyikapi kondisi tersebut Mahyuddin, mengatakan, pihak Kemenag Riau sudah melaporkannya ke Kemenag RI. "Selain itu, kita juga mengimbau agar masyarakat Riau yang ingin menunaikan ibadah haji plus dapat lebih seleksif memilih biro perjalanan, sehingga niat untuk menjalankan ibadah ke tanah suci dapat terwujud. Terhadap JCH yang gagal berangkat kita juga meminta agar dapat bersabar," ucapnya. (msd)
JCH Plus Non Kuota Riau Gagal Berangkat:
1. Hasrul Bin Syafri Yakub
2. Gusrini Darison Usman
3. Agus Syolihan Hamdan
4. Ernawati Perdamaian
5. Jana Jarno Bin Jamin
6. Erliyani Jana Jarno Kartio
7. Karsih Mointo Kromo
8. Akhyar Gudang Engku Sutan
9. Yusmar Abdul Hamid Sambil
10. Herman Zen Murid
11. Sukarti Rono Wijoyo
12. Erna Hanim Siregar
13. Musiani Jamsari Mulanu
14. DInar Bin Kotib Dero
15. Rosnidar Binti Bakri Kamis
16. Albine Albert Pangaribuan
17. Rosna Ahmad Diris
18. Syawalis Binti Anwar Baheram
19. Thamrin Anwar BIn Anwar
20. Monalisa Albert Pangaribuan
21. Hermansyah Anwar
22. Ernawati