Kuansing (Inmas), Hari kedua pembuatan paspor bagi Jemaah Calon Haji (JCH) kabupaten Kuansing Selasa (22/01/2019), kegiatan dilaksanakan lebih awal dari pada hari pertama. Sekitar pukul 08.00 WIB JCH sudah mulai ramai berdatangan ke Kantor Kementerian Agama kabupaten Kuansing. Dihari kedua ini JCH jemaah yang hadir sebanyak 205 orang.
Setelah tiga orang pegawai imigrasi kota Pekanbaru tiba di lokasi barulah proses pengambilan foto dan sidik jari dimulai pada pukul 09.30 WIB. Prosesnya masih dilakukan ditempat yang sama, di Aula Kantor Kementerian Agama kabupaten Kuansing yang pada hari itu memang sengaja dikosongkan untuk kegiatan tersebut. Kursi-kursi yang tidak dibutuhkan digeser ke sudut ruangan, agar ditengah Aula terdapat space yang bisa digunakan oleh JCH untuk menunggu giliran di panggil.
Sebelum masuk ke ruangan Aula, JCH telah dibekali dengan nomor antrian supaya prosesnya lebih tertib dan tidak ada saling mendahului. Sistemnya adalah, siapa yang datang lebih dahulu maka ia akan mendapatkan nomor antrian terendah, dan yang datang setelahnya akan mendapatkan nomor antrian yang lebih besar.
Oleh pegawai Imigrasi, JCH dipanggil berdasarkan nomor antrian yang ada di tangan mereka. Tiga orang pegawai Imigrasi ini saling berbagi tugas, ada yang mengambil foto, input data di sistem komputer, dan memverifikasi data JCH.
Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah H. Bahrul Aswandi, S.Ag juga terlihat ikut berada di Aula, beliau berada diantara beberapa orang jemaah untuk menjawab pertanyaan seputar keberangkatan ke tanah suci.
Proses pengambilan foto dan sidik jari pada hari itu berlangsung hingga siang hari, tepat sebelum waktu Zhuhur tiba semua proses telah selesai dilaksanakan. (N/R)
205 Orang JCH Datang Ke Kantor Kemenag Kuansing untuk Proses Pembuatan Paspor Hari Ke 2
Ringkasan:
Kuansing (Inmas), Hari kedua pembuatan paspor bagi Jemaah Calon Haji (JCH) kabupaten Kuansing Selasa (22/01/2019), kegiatan dilaksanakan lebih awal dari pada hari pertama. Sekitar pukul 08.00 WIB JCH sudah mulai ramai berdatangan ke Kantor Kementerian Agama kabupaten Kuansing.