Riau (Inmas)- Bidang Penerangan Agama Islam Zakat dan Wakaf Kanwil
Kemenag menggelar Rapat Teknis dan Evaluasi Badan Pengelola Zakat se Provinsi
Riau, Senin (24/2/2020) di Aula Kanwil Kemenag Riau.
Acara dibuka oleh Kakanwil Kemenag Riau Dr H Mahyudin MA
didampingi Kabid Penaiszawa HM Saman S Sos M SI, Baznas Riau Dr H Azwar Aziz SH
M SI, dan Kasi Pemberdayaan Zakat Drs H Kamaruddin dan dihadiri oleh Badan
Pengelola Zakat se Provinsi Riau.
HM Saman menyebutkan, potensi zakat yang berhasil dihimpung
pada tahun 2019 sebesar Rp121 M lebih
dan telah disalurkan sesuai peruntukannya sebesar Rp109 M lebih. Angka terebut
mengalami peningkatan dari tahun- tahun sebelumnya.
Senanggapi hal tersebut, Mahyudin
sangat mengapresiasi perkembangan Zakat tersebut, bahkan Kemenag sangat konsen
dalam meningkatkan pengelolaan zakat dengan memperkuat struktur, meningkatkan
koordinasi dengan berbagai pihak dan beberapa upaya lainnya.
“Dengan potensi yang mencapai
Rp1,5 T dan telah terkumpul Rp121 M lebih pada tahun 2019 merupakan hal yang
luar biasa, namun demikian kita jangan dulu merasa puas, tetapi harus terus melakukan
upaya peningkatan untuk masa mendatang,” tegasnya.
Beberapa langkah yang harus
dilakukan oleh Kemenag bersama lembaga Zakat yang ada, kata Mahyudin,
diantaranya melakukan sosialisasi seintens mungkin agar lembaga zakat lebih
dikenal masyarakat, pengelolaan zakat harus benar- benar sesuai peraturan yang
diamanahkan oleh pemerintah, dan transparan dalam pengelolaan dan distribusi.
“Mudah- mudahan tahun depan zakat
yang terhimpun bisa mencapai Rp200 M,” ungkapnya penuh semangat. (mus/faj)