Riau (Inmas)- Bidang Pendidikan Madrasah (Penmad) Kanwil kementrian Agama Provinsi Riau akan memprioritaskan program- program rutin yang selama ini telah ada. “Namun pada tahun 2019 ada regulasi-regulasi yang menuntut kepala Madrasah untuk lebih aktif. Ini terkait dengan PMA Nomor 58 tahun 2017 tentang kepala madrasah, untuk itu kita akan terus melakukan penguatan terhadapat kepala madrasah baik dari sisi manejerial, supervisi maupun kewirahusaan,” ungkap Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Riau, Drs. H. Asmuni, MA.
Terkait meningkatan
mutu individu para tenaga pendidik, pera guru diminta untuk intens memprogramkan,
membuat suatu perencanaan, menyusun kegiatan, sehinggan terlaksan seperti yang direncanaan. “Kemudian, di bidang kurikulum
programkan rutin kita adalah hal yang menyangkut UAM, UASBN dan UN kita berharap
semuanya bisa dilaksanakan dengan berbasis computer,” ucapnya.
Untuk sarana
dan prasarana, tahun 2019 Riau akan mendaptakan proyek besar pada SBSN untuk 3
madrasah, yaitu MAN IC Siak, MAN 2 dan MAN 1
Pekanbaru dengan total anggaran sekitar Rp16 Triliun. (mus/ana)